Dinas Pertanian kabupaten/kota di Aceh Dorong Percepatan Serapan Pupuk Subsidi
- 23 Jun 2026 10:39 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID,Banda Aceh - Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh terus berupaya memantau perkembangan pupuk bersubsidi bagi petani di aceh.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Azanuddin Kurnia, Senin 22 Juni 2026 mengatakan bahwa realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di Aceh hingga 8 Juni 2026 baru mencapai 92.402,95 ton atau 33,40 persen dari total alokasi yang tersedia sebanyak 276.653 ton.
Dengan capaian tersebut, masih terdapat sisa alokasi pupuk bersubsidi sebesar 184.250,05 ton yang belum tersalurkan kepada petani. Menurut Azanuddin, kondisi ini perlu menjadi perhatian seluruh pihak terkait agar kebutuhan pupuk petani pada musim tanam berikutnya dapat terpenuhi secara tepat waktu.
“Masih besarnya sisa alokasi pupuk subsidi yang belum tersalurkan harus menjadi perhatian bersama. Kami ingin memastikan kebutuhan petani pada musim tanam mendatang dapat terpenuhi sesuai kebutuhan,” kata Azanuddin.
Ia meminta Dinas Pertanian kabupaten/kota di seluruh Aceh untuk lebih aktif mendorong percepatan serapan pupuk bersubsidi oleh petani. Selain itu, Azanuddin juga berharap PT Pupuk Indonesia dapat menjaga ketersediaan stok serta memastikan distribusi pupuk berjalan lancar hingga ke tingkat pengecer.
“Kami berharap dinas kabupaten/kota dapat mengejar serapan tebusan pupuk subsidi oleh petani. Pupuk Indonesia juga kami minta melakukan upaya maksimal menjaga stok dan distribusi sampai ke tingkat pengecer, terutama di tengah kondisi infrastruktur jalan dan jembatan yang belum sepenuhnya memadai,” ujarnya.
Azanuddin juga terus aktif koordinasi antara pemerintah daerah, distributor, dan pihak terkait lainnya harus terus diperkuat. agar proses distribusi pupuk subsidi memperhatikan kebutuhan luas tambah tanam (LTT) petani yang mulai memasuki musim tanam. Dengan perencanaan yang tepat, ketersediaan pupuk dapat disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan sehingga tidak terjadi kekurangan saat masa tanam berlangsung.
“Distribusi pupuk harus memperhatikan kebutuhan luas tambah tanam yang mulai berjalan. Dengan demikian, stok yang tersedia dapat disalurkan sesuai kebutuhan petani dan mendukung peningkatan produksi pertanian di Aceh,” katanya.
Pemerintah Aceh berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam mempercepat penyaluran pupuk bersubsidi agar target serapan dapat tercapai dan produktivitas sektor pertanian tetap terjaga sepanjang tahun 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....