Pembangunan Huntara Aceh Capai Hampir Dua Puluh Persen

  • 30 Jan 2026 15:02 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah Aceh mencatat progres pembangunan Hunian Sementara (Huntara) pascabencana banjir dan longsor di Aceh terus menunjukkan perkembangan positif. Hal tersebut disampaikan Kasatgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah Aceh, Safrizal ZA, Selasa (27/1/2026).

Safrizal menjelaskan, berdasarkan data sementara, total Huntara yang direncanakan di seluruh wilayah Aceh mencapai 16.294 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.248 unit telah selesai dibangun atau setara 19,9 persen, sementara 13.046 unit lainnya atau sekitar 80,1 persen masih dalam proses pembangunan di berbagai kabupaten dan kota.

Menurutnya, seluruh jajaran di lapangan terus bekerja keras untuk mempercepat penyelesaian pembangunan Huntara, mengingat kebutuhan masyarakat terdampak yang masih tinggal di lokasi pengungsian.

Hingga saat ini, tercatat 12 kabupaten dan kota telah mengajukan pembangunan Huntara, sementara 16 kabupaten dan kota mengajukan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH). Sejumlah daerah menunjukkan progres yang cukup signifikan, di antaranya Kabupaten Aceh Tamiang dengan capaian sekitar 1.000 unit Huntara telah selesai dibangun dan sekitar 1.600 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Disusul Kabupaten Aceh Utara dengan 829 unit Huntara selesai dan lebih dari 3.400 unit masih dalam proses pembangunan. Selain itu, Kabupaten Pidie Jaya tercatat telah menyelesaikan 222 unit Huntara, Aceh Tengah 275 unit, serta Kabupaten Bener Meriah yang telah merampungkan sekitar 200 unit dari total rencana pembangunan.

Sementara itu, untuk skema Dana Tunggu Hunian, total penerima tercatat mencapai 8.047 kepala keluarga. Dari jumlah tersebut, sekitar 4.000-an kepala keluarga telah menerima bantuan, sedangkan sisanya masih dalam tahap finalisasi, terutama pada proses pembukaan rekening dan verifikasi lapangan.

Safrizal memastikan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus melakukan koordinasi intensif agar pembangunan Huntara serta penyaluran Dana Tunggu Hunian dapat segera dituntaskan, sehingga masyarakat terdampak memperoleh kepastian hunian dalam waktu dekat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....