Dispar Lombok Utara Optimistis Kunjungan Wisatawan Meningkat Pasca Piala Dunia

  • 22 Jul 2026 12:01 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara – Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara optimistis kunjungan wisatawan ke kawasan Tiga Gili akan kembali meningkat setelah berakhirnya rangkaian pertandingan Piala Dunia 2026. Optimisme tersebut didukung masih berlangsungnya periode high season dari bulan Juli- September, serta terus membaiknya tren pariwisata di daerah tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara, Denda Dewi Tresni Budi Astuti, mengatakan antusiasme masyarakat dunia terhadap Piala Dunia sempat memengaruhi pola perjalanan wisata, termasuk kunjungan ke destinasi unggulan Lombok Utara, yakni Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air.

Menurutnya, sebagian wisatawan memilih menyesuaikan jadwal liburan dengan agenda pertandingan sehingga berdampak pada tingkat kunjungan selama berlangsungnya turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut. Meski demikian, aktivitas pariwisata di kawasan Tiga Gili tetap berjalan normal.

"Memang saat ini masih memasuki periode high season yang berlangsung dari Juli hingga September. Namun, penyelenggaraan Piala Dunia sempat memengaruhi pergerakan wisatawan. Kami optimistis setelah event tersebut berakhir, kunjungan akan kembali meningkat," ujarnya, Rabu 22 Juli 2026.

Denda menjelaskan, saat ini jumlah wisatawan yang berkunjung ke kawasan Tiga Gili berkisar antara 2.000 hingga 2.500 orang per hari. Angka tersebut dinilai masih cukup baik mengingat adanya pengaruh event internasional yang menyita perhatian wisatawan dari berbagai negara.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara, sepanjang Januari hingga Juni 2026 jumlah kunjungan wisatawan ke Tiga Gili telah mencapai 305.957 orang.

"Capaian itu menjadi modal positif untuk mengejar target kunjungan hingga akhir tahun, katanya.

Denda Dewi juga meyakini tren kunjungan akan terus meningkat pada semester kedua. Selain karena high season masih berlangsung, berbagai agenda promosi pariwisata dan event budaya yang digelar di Lombok Utara diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.

Denda mengatakan, keindahan alam Tiga Gili yang dipadukan dengan berbagai atraksi wisata, budaya, serta peningkatan kualitas layanan menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing destinasi tersebut di tengah persaingan pariwisata nasional maupun internasional.

Meski hingga pertengahan tahun angka kunjungan masih berada di bawah capaian tahun lalu yang mencapai sekitar 800 ribu wisatawan, Denda Dewi tetap optimistis target kunjungan tahun ini dapat dikejar.

"Dengan berakhirnya Piala Dunia serta masih panjangnya musim liburan, peluang peningkatan jumlah wisatawan dinilai masih sangat terbuka, jelasnya.

Denda Dewi berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh pelaku industri pariwisata untuk meningkatkan kualitas pelayanan sehingga wisatawan tidak hanya datang, tetapi juga kembali berkunjung dan turut mempromosikan Tiga Gili sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....