Peresean Lombok Barat Cup II Jadi Panggung Besar Kebangkitan Budaya

  • 14 Apr 2026 07:34 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Gelora pelestarian budaya tradisional menggema kuat di Taman Kota Gerung, Minggu 12 April 2026. Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati arena pembukaan Event Peresean Bupati Lombok Barat Cup II. Bahkan, tribun penonton yang telah ditambah hingga 12 tingkat pun tak mampu menampung tingginya antusiasme warga yang ingin menyaksikan tradisi adu ketangkasan khas Sasak tersebut.

Sejak laga dimulai, sorak sorai penonton langsung pecah. Para pepadu menunjukkan keberanian dan ketangguhan dengan saling melayangkan pukulan rotan serta menangkis menggunakan ende (perisai), menciptakan atmosfer yang penuh semangat dan adrenalin. Kemeriahan semakin terasa dengan tradisi saweran yang dilakukan para pejabat, berupa uang dan makanan yang diberikan kepada para petarung sebagai bentuk apresiasi.

Sejumlah tokoh penting turut hadir memeriahkan pembukaan ini, di antaranya Bupati Lombok Barat H.L. Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Hj. Nurul Adha, Pj Sekda H. Akhmad Saikhu, Dirut PTAM Giri Menang Sudirman, Ketua TP PKK Lobar Hj. Ayu Indra Rukmana Zaini, serta para Kepala OPD.

Dalam sambutannya, Bupati HL. Ahmad Zaini menegaskan bahwa tingginya animo masyarakat menjadi bukti kuat bahwa Peresean bukan sekadar hiburan, tetapi identitas budaya yang harus terus dijaga.

“Olahraga tradisional sekaligus melestarikan budaya Peresean adalah hal yang sangat penting. Sarana yang kita lengkapi hari ini adalah wujud komitmen kami untuk terus menghadirkan panggung bagi generasi muda agar budaya ini bisa terangkat ke level nasional,” ujarnya.

Lebih jauh, Bupati juga memaparkan visi pembangunan kawasan Gerung ke depan. Ia menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan, termasuk Peresean, dapat dinikmati masyarakat secara gratis. Selain itu, pemerintah berencana membangun Islamic Center di sisi timur tribun serta merevitalisasi Pasar Gerung menjadi pasar modern.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya soal budaya, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM,” katanya menegaskan.

Menurutnya, geliat ekonomi lokal mulai terasa, terutama pada sore hingga malam hari saat event berlangsung. Ia berharap momentum ini dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

“Kami ingin Peresean menjadi magnet yang tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga menghidupkan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas publik. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta menghindari aksi vandalisme.

“Fasilitas ini milik kita bersama, mari kita jaga agar tetap bersih dan nyaman,” katanya mengakhiri.

Sementara itu, pada laga pembuka, tim tuan rumah Pepadu Lombok Barat tampil gemilang dengan mengalahkan tim dari Lombok Tengah. Di pertandingan lainnya, Pepadu Kota Mataram berhasil menundukkan Pepadu Lombok Timur. Para pemenang dipastikan melaju ke babak berikutnya untuk memperebutkan trofi bergengsi Bupati Lobar Cup II yang digelar dalam rangka HUT Lombok Barat ke-68.

Event ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga simbol kuat kebangkitan budaya lokal yang mampu menyatukan masyarakat sekaligus mendorong kemajuan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....