Alunan Budaya Desa Pringgasela Kembali Masuk KEN 2026

  • 23 Jan 2026 15:45 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Alunan Budaya Desa Pringgasela, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, kembali masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026. Ini menjadi kali ketiga ajang budaya tersebut mendapat pengakuan nasional dari Kementerian Pariwisata. Gelaran tahun ini dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.

Ketua Majelis Seni dan Budaya Pringgasela Raya, Ahmad Feriawan Muas, mengatakan capaian ini sebagai buah konsistensi gerakan budaya berbasis desa yang digerakkan pemuda dan mahasiswa setempat. “Alhamdulillah, kami pemuda dan mahasiswa Pringgasela Raya, bahkan Lombok Timur sangat bangga dan bersyukur,” kata Feri kepada RRI, Jumat, 23 Januari 2026.

Menurut Feri, di tengah polemik tata kelola pariwisata di Lombok Timur, Alunan Budaya Desa justru memilih jalur berbeda. Festival ini, kata dia, menjadi ruang refleksi sekaligus perlawanan kultural dengan mengangkat isu pelindungan lingkungan berbasis budaya dan kesetaraan gender.

“Menenun itu perempuan, menenun itu seni, menenun itu ibu,” ujarnya. Ia menegaskan, tenun tidak sekadar produk budaya, melainkan simbol relasi perempuan, alam, dan kehidupan.

Tahun ini, Alunan Budaya Desa mengusung tema besar “SRIMENANTI: Perempuan, Alam, dan Tenun” yang menandai satu dekade penyelenggaraan festival. Meski kerap dihadapkan pada keterbatasan dukungan, Feri menegaskan pihaknya terbiasa bergerak mandiri.

“Kami tidak pesimis. Dari awal kami selalu bermimpi besar dengan dana kecil,” katanya.

Memasuki tahun ke-10, Alunan Budaya Desa ingin menegaskan kekuatan kolektif pemuda dan persatuan sosial sebagai fondasi gerakan budaya. “Ini cara kami menjunjung sila ketiga Pancasila, Persatuan Indonesia bergerak dari desa untuk Indonesia,” ujarnya.

Untuk diketahui, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah meluncurkan Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Tahun ini sebanyak 125 event terpilih dari 38 provinsi di Indonesia. Khususnya di Nusa Tenggara Barat (NTB), empat event berhasil masuk KEN diantaranya Alunan Budaya Desa Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, Festival Rimpu Mantika, Kota Bima, Gili Festival, Kabupaten Lombok Utara, dan Mulud Adat Bayan, Kabupaten Lombok Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....