Kemenag Mataram Dorong Skema Prasmanan Tekan Mubazir MBG
- 07 Okt 2026 13:55 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram–Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram mendorong evaluasi pola pembagian makan bergizi gratis bagi siswa madrasah dan santri pondok pesantren untuk menekan potensi makanan terbuang. Skema makanan dalam kotak dengan porsi seragam dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan selera dan kebutuhan anak-anak.
Kepala Kemenag Kota Mataram Hamdun mengatakan, pola pembagian yang diterapkan saat ini masih ditemukan makanan yang tersisa karena tidak seluruh menu dikonsumsi penerima manfaat. Kondisi tersebut menjadi catatan agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif sekaligus mengurangi pemborosan makanan.
"Pola yang ada hari ini memang saya lihat ada yang mubazir karena tidak dimakan anak-anak. Mungkin tidak cocok dengan selera mereka, sehingga dibiarkan bersisa dan dibuang-buang," kata, Hamdun Rabu 7 Oktober 2026.
Sebagai alternatif, Kemenag mendukung wacana penerapan sistem prasmanan yang memungkinkan siswa dan santri mengambil makanan sesuai kebutuhan dan selera. Menurut Hamdun, pola tersebut berpotensi mengurangi sisa makanan karena porsi yang diambil dapat disesuaikan dengan kemampuan konsumsi masing-masing penerima manfaat.
"Kalau prasmanan saya dukung. Memang rencananya seperti itu supaya tidak mubazir. Seberapa kebutuhannya, itu yang disiapkan," ujarnya.
Meski demikian, Hamdun mengatakan pihaknya belum dapat menilai efektivitas skema prasmanan secara menyeluruh karena penerapannya belum sepenuhnya berjalan di lapangan. Ia memastikan program tersebut sejauh ini telah menjangkau seluruh madrasah mulai dari Raudhatul Athfal (RA) hingga pondok pesantren di Kota Mataram dan belum menerima laporan adanya lembaga yang belum mendapatkan bantuan.
"Kalau ada yang belum, silakan laporkan ke kami nanti kami teruskan," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....