Mahasabha XIII PHDI Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Peran Umat Hindu

  • 06 Okt 2026 11:22 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Pelaksanaan Mahasabha XIII Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) yang akan digelar pada 8–11 Oktober 2026 di Jakarta menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan umat Hindu sekaligus merumuskan arah pembinaan keumatan di tengah berbagai tantangan zaman.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua PHDI Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), I Gusti Lanang Patra, dalam Dialog Beranda Astacita bertema Moderasi Beragama, Pro 1 RRI Mataram, Selasa 6 Oktober 2026.

Menurut Lanang Patra, Mahasabha XIII bukan sekadar agenda organisasi lima tahunan, melainkan ajang pemersatu umat Hindu di seluruh Indonesia untuk menjaga marwah majelis serta menyusun program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan bangsa.

Ia mengungkapkan, menjelang pelaksanaan Mahasabha XIII, seluruh PHDI provinsi di Indonesia telah terdaftar dan dipastikan hadir. Capaian tersebut dinilai sangat membanggakan karena untuk pertama kalinya kehadiran peserta mencapai 100 persen.

“Capaian 100 persen kehadiran PHDI provinsi merupakan sesuatu yang luar biasa. Lima tahun sebelumnya belum pernah mencapai angka tersebut. Ini menunjukkan semangat kebersamaan umat Hindu semakin kuat dan seluruh daerah ingin berpartisipasi dalam forum besar ini,” ujarnya.

Lanang Patra menjelaskan, pada Mahasabha sebelumnya hanya sekitar 80 persen atau 27 dari 32 PHDI provinsi yang hadir. Sementara pada Mahasabha XIII, seluruh daerah menunjukkan komitmen untuk terlibat aktif dalam pembahasan berbagai persoalan organisasi maupun aspirasi umat Hindu di Nusantara.

Menurutnya, tingginya partisipasi tersebut mencerminkan keinginan bersama untuk mengambil peran dalam pembangunan bangsa dan negara. Berbagai program kerja yang disusun dalam Mahasabha nantinya akan menjadi pedoman bagi PHDI di daerah masing-masing.

“Kondisi kali ini meningkat sangat signifikan. Banyak persoalan yang akan dibahas, baik yang menyangkut internal PHDI maupun aspirasi masyarakat Hindu Nusantara. Semua sepakat mengambil peran dalam membangun bangsa dan negara melalui program-program yang nantinya dibawa ke daerah,” katanya.

Ia menambahkan, berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PHDI, penyelenggaraan Mahasabha dinyatakan sah apabila mendapat dukungan minimal dua pertiga dari jumlah PHDI provinsi di Indonesia. Dengan kehadiran seluruh provinsi, Mahasabha XIII diharapkan menghasilkan keputusan strategis yang mampu memperkuat kontribusi umat Hindu terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

Lanang Patra menegaskan, forum tersebut tidak hanya membahas persoalan keagamaan, tetapi juga berbagai isu kebangsaan yang membutuhkan pemikiran dan kontribusi seluruh elemen masyarakat.

“Umat Hindu di Nusantara harus mampu mengambil peran dalam membangun bangsa dan negara. Jadi tidak hanya terfokus pada urusan keagamaan semata, tetapi juga berkontribusi terhadap berbagai persoalan kebangsaan,” jelasnya.

Sementara itu, partisipasi PHDI Kabupaten/Kota di NTB juga menunjukkan antusiasme yang tinggi. PHDI Provinsi NTB membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pengurus daerah untuk mendaftarkan diri dan mengikuti rangkaian kegiatan Mahasabha XIII di Jakarta.

Melalui Mahasabha XIII, diharapkan terbangun semangat persatuan, moderasi beragama, serta penguatan peran umat Hindu dalam mendukung pembangunan nasional dan menjaga keutuhan bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....