Kongres XIII HIKMAHBUDHI Dibuka, Dorong Mahasiswa Jadi Motor Pembangunan

  • 30 Jul 2026 20:33 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara - Menteri Hukum Republik Indonesia, Dr. Supratman Andi Agtas, S.H., M.H., mengajak mahasiswa untuk mengambil peran lebih besar dalam menjawab tantangan pembangunan nasional melalui penguatan ilmu pengetahuan, kolaborasi, dan semangat kewirausahaan. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Kongres XIII Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI) di halaman Kantor Bupati Lombok Utara, Kamis 30 Juli 2026.

Kongres yang mengusung tema "Bakti HIKMAHBUDHI untuk Ibu Pertiwi" dihadiri ratusan delegasi mahasiswa Buddhis dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran para peserta menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus ruang diskusi mengenai kontribusi generasi muda terhadap pembangunan bangsa.

Dalam sambutannya, Menteri Supratman menegaskan bahwa mahasiswa merupakan aset penting yang memiliki kemampuan menghadirkan gagasan dan solusi bagi berbagai persoalan nasional. Menurutnya, pembangunan tidak hanya membutuhkan sumber daya manusia yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian berinovasi dan menciptakan lapangan kerja.

Ia mendorong mahasiswa untuk tidak hanya mengejar prestasi pendidikan, tetapi juga mengembangkan jiwa entrepreneurship sebagai bekal menghadapi dinamika ekonomi global. Menurutnya, negara-negara maju kini kembali memberi perhatian besar terhadap sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan.

"Kejarlah ilmu setinggi-tingginya, tetapi entrepreneurship harus menjadi bagian dari kehidupan kita. Negara-negara maju pun mulai kembali memperkuat sektor pertanian. Karena itu, mari kita dukung pembangunan pertanian sebagai upaya menjaga ketahanan pangan bangsa," ujar Supratman.

Menteri Hukum juga mengajak seluruh organisasi kemahasiswaan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program-program pembangunan nasional. Sinergi antargenerasi muda dinilai menjadi modal penting untuk menciptakan Indonesia yang semakin maju dan kompetitif.

Pembukaan kongres turut dihadiri Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, S.IP., M.Si., Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri, S.T., M.T., Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTB I Gusti Putu Milawati, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD NTB Sudirsah Sujanto, Wakapolda NTB, Wakapolres Lombok Utara, Ketua Umum Presidium Pusat HIKMAHBUDHI Candra Aditya Nugraha, serta sejumlah tokoh dan tamu undangan.

Sebagai tanda dimulainya Kongres XIII HIKMAHBUDHI, Menteri Hukum melakukan pemukulan gong yang disambut antusias para peserta. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata kepada Menteri Hukum, Gubernur NTB, Wakil Bupati Lombok Utara, dan sejumlah tamu kehormatan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap penyelenggaraan kongres.

Melalui kongres tersebut diharapkan lahir berbagai rekomendasi strategis yang mampu memperkuat kontribusi mahasiswa Buddhis Indonesia dalam pembangunan nasional sekaligus mempererat persatuan di tengah keberagaman bangsa.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....