Distan Lotim Pastikan Kemarau Belum Ganggu Produksi Pertanian
- 04 Okt 2026 12:45 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur memastikan kondisi sektor pertanian di tengah musim kemarau masih relatif aman. Hingga saat ini belum terdapat laporan kekeringan yang menyebabkan gagal panen.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Lombok Timur, Muhammad Hirsan, mengatakan laporan terkait kekeringan terus dipantau melalui UPTD dan hingga saat ini belum terdapat laporan resmi mengenai dampak serius kemarau terhadap produksi pertanian. Dikatakannya, dalam empat tahun terakhir tidak terjadi kekeringan yang berujung pada gagal panen di Lombok Timur.
“Alhamdulillah sampai saat ini belum ada laporan kekeringan yang menyebabkan gagal panen. Kami terus melakukan pemantauan melalui UPTD di masing-masing wilayah,” ujar Hirsan, Minggu 4 Oktober 2026.
Meski suhu udara terasa lebih panas, kondisi tersebut belum memengaruhi hasil panen secara signifikan. Hirsan menjelaskan kondisi tanaman padi di wilayah utara Lombok Timur yang menanam padi sepanjang tahun masih tergolong baik.
“Tanaman padi di wilayah utara masih cukup baik karena dukungan ketersediaan air. Program irigasi perpompaan dan sumur bor juga sangat membantu petani dalam memenuhi kebutuhan air,” katanya.
Hal itu didukung sejumlah program pemerintah pusat, seperti irigasi perpompaan dan pembangunan sumur bor untuk menjaga ketersediaan air. Ini sekaligus meningkatkan indeks pertanaman sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan.
| Baca juga: Lombok Tengah Siaga Darurat Kekeringan |
Hirsan menambahkan, khusus di wilayah selatan yang komoditasnya didominasi tembakau, masih menghadapi tantangan keterbatasan debit air. Meski demikian, pemerintah tetap menyalurkan bantuan irigasi dari pemerintah pusat secara merata agar tidak hanya terfokus pada satu kawasan.
“Wilayah selatan memang masih menghadapi keterbatasan debit air, sehingga kami terus merespons kebutuhan petani dengan memperluas bantuan irigasi perpompaan dan pembangunan sumur bor,” jelasnya.
Dinas Pertanian juga terus merespons keluhan petani terkait keterbatasan air dengan memperluas penyediaan irigasi perpompaan dan pembangunan sumur bor. Ini terutama di wilayah selatan yang menjadi kawasan paling mengandalkan sumber air sebagai solusi menghadapi musim kemarau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....