Ketua Dekranasda Bima Tampil Elegan di Parade Busana Kriyanusa 2026
- 29 Sep 2026 18:20 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bima, Murni Suciyanti Ady Mahyudi, tampil anggun dalam parade busana Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.
Mengenakan busana khas Bima yang mengangkat keindahan tenun serta motif lokal, penampilan Murni menjadi salah satu bentuk promosi budaya daerah di panggung nasional.
Busana yang dikenakan tidak hanya menampilkan sisi estetika, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga keberadaan tenun dan produk kriya sebagai bagian dari warisan budaya masyarakat Kabupaten Bima.
Parade busana tersebut diikuti para Ketua Dekranasda dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia. Kehadiran Kabupaten Bima dalam agenda nasional itu menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan wastra dan kriya daerah kepada masyarakat dari berbagai wilayah.
Murni Suciyanti Ady Mahyudi mengatakan keikutsertaan Kabupaten Bima dalam Kriyanusa 2026 memiliki makna lebih luas dari sekadar mengikuti pameran dan parade busana.
Menurutnya, setiap produk yang ditampilkan membawa identitas budaya sekaligus menunjukkan potensi ekonomi kreatif yang dimiliki daerah.
"Kehadiran Dekranasda Kabupaten Bima di Kriya Nusantara 2026 ini bukan sekadar pameran, tetapi juga misi budaya. Kami ingin mengenalkan kepada Indonesia bahwa Kabupaten Bima memiliki warisan produk unggulan yang bernilai tinggi, berkelanjutan, dan mampu bersaing," ujar Murni.
Ia menegaskan, pengembangan kerajinan daerah perlu dilakukan secara berkelanjutan agar warisan budaya tetap hidup sekaligus mampu memberikan manfaat ekonomi bagi para perajin.
"Dekranasda Kabupaten Bima juga berupaya memperluas ruang promosi bagi produk-produk lokal agar semakin dikenal di luar daerah," katanya.
Pameran Kriyanusa 2026 berlangsung pada 26–30 September 2026 dengan mengusung tema "Cipta, Kriya, Berkelanjutan, Perajin Mendunia".
Ajang tersebut menghadirkan 410 booth kerajinan dari berbagai daerah di Indonesia. Selain pameran produk, Kriyanusa 2026 juga diramaikan berbagai kegiatan pendukung, di antaranya workshop, talkshow, serta peragaan busana.
Tidak hanya mengikuti parade busana, Dekranasda Kabupaten Bima turut menampilkan berbagai produk kriya unggulan di booth pameran.
Produk yang dipamerkan antara lain kain tenun khas Bima, busana berbahan wastra lokal, serta berbagai kerajinan tangan hasil karya para perajin Kabupaten Bima.
Kehadiran produk-produk tersebut menjadi bagian dari strategi promosi untuk memperkenalkan karakter dan keunikan kriya Bima kepada pasar yang lebih luas.
Dekranasda Kabupaten Bima berharap partisipasi dalam Kriyanusa 2026 dapat membuka peluang baru bagi para perajin lokal, baik dalam pengembangan jaringan pemasaran maupun peningkatan nilai ekonomi produk.
Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk mendorong produk kriya dan wastra khas Bima tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi memiliki peluang untuk memasuki pasar internasional.
Untuk menjaga keberlanjutan pengembangan sektor kriya, Dekranasda Kabupaten Bima terus melakukan pembinaan terhadap para perajin lokal.
Pembinaan tersebut diarahkan pada pelestarian warisan budaya, peningkatan kualitas produk, pengembangan kreativitas, serta penguatan daya saing agar produk kerajinan Bima mampu mengikuti perkembangan pasar tanpa kehilangan identitas daerah.
Dengan demikian, keikutsertaan Kabupaten Bima dalam Kriyanusa 2026 menjadi bagian dari upaya mempertemukan kekayaan budaya lokal dengan peluang pasar yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....