Pemkot Mataram Tekankan Peran BKPRMI dalam Membina Generasi Muda

  • 21 Sep 2026 08:31 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Kota Mataram mendorong Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan berbagai tantangan sosial.

Dorongan tersebut disampaikan dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) V DPD BKPRMI Kota Mataram yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Mataram, Minggu 20 September 2026. Kegiatan dibuka Wali Kota Mataram yang diwakili Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Mataram, Zarkasyi, S.E., M.H.

Musda V turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Kemenag Kota Mataram, Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Mataram, unsur kecamatan, tokoh agama, serta ratusan kader BKPRMI se-Kota Mataram.

Pemerintah Kota Mataram memberikan apresiasi terhadap kiprah BKPRMI sebagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan yang dinilai memiliki peran langsung di tengah masyarakat. Peran tersebut dinilai sejalan dengan visi Kota Mataram, yakni “Mataram yang Harum” yang merupakan akronim dari Harmoni, Aman, Ramah, Unggul, dan Mandiri.

Pemkot Mataram berharap sinergi antara program pemerintah daerah dan BKPRMI terus diperkuat, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda pada era digital. Pendekatan keagamaan dinilai dapat menjadi salah satu bagian dari upaya pembinaan tersebut.

Dalam konteks itu, masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga berfungsi sebagai ruang pembinaan moral pemuda dan remaja serta pusat kegiatan dakwah dan pemberdayaan umat.

Ketua Umum DPW BKPRMI NTB, H. Jalaludin, S.T., juga mengingatkan kader untuk menjaga ukhuwah islamiyah dan persatuan organisasi. Menurutnya, dinamika dan perbedaan pilihan dalam proses pemilihan kepemimpinan tidak boleh berkembang menjadi persoalan yang memecah hubungan antarkader.

Jabatan ketua terpilih, lanjutnya, perlu dimaknai sebagai amanah dan wadah pengabdian kepada umat, bukan sekadar kemenangan dalam kontestasi organisasi. Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Musda V yang juga menjadi forum untuk menentukan arah kepemimpinan BKPRMI Kota Mataram ke depan.

Di tengah perkembangan teknologi dan media sosial serta berbagai persoalan yang berkaitan dengan kenakalan remaja, BKPRMI dituntut untuk terus beradaptasi. Pembinaan generasi muda dapat diarahkan melalui penguatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), peningkatan kualitas guru ngaji, serta pengembangan seni dan olahraga bernuansa positif.

Selain itu, BKPRMI didorong memperluas pemberdayaan pemuda masjid melalui kegiatan kewirausahaan dan meningkatkan literasi digital. Penguatan di bidang tersebut diharapkan dapat memberikan ruang produktif bagi generasi muda sekaligus memperkuat peran masjid di tengah perubahan sosial.

Pemerintah Kota Mataram juga berharap kepemimpinan baru hasil Musda V mampu melanjutkan estafet organisasi dengan merangkul seluruh potensi pemuda. BKPRMI diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan informasi positif di tengah masyarakat, termasuk menangkal disinformasi di media sosial melalui penyebaran nilai-nilai Islam.

Sinergi antara BKPRMI, pemerintah daerah, dan para ulama juga diharapkan terus berkembang melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan. Salah satu bentuk kemitraan yang telah berjalan antara lain keterlibatan BKPRMI dalam agenda pawai takbiran di Kota Mataram.

Melalui kepemimpinan baru dan struktur organisasi yang solid, BKPRMI Kota Mataram diharapkan dapat terus berkontribusi dalam

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....