Kawal 6,7 Juta ASN, Widyaiswara Didorong Jadi Penggerak Birokrasi

  • 21 Sep 2026 07:01 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Widyaiswara disebut sebagai guru bangsa yang berperan penting meningkatkan kompetensi 6,7 juta ASN di Indonesia.
  • Kementerian PANRB mendorong penguatan kepakaran dan pengembangan karier widyaiswara untuk mendukung birokrasi yang adaptif dan inovatif.

RRI.CO.ID, Mataram - Peran widyaiswara dinilai semakin penting di tengah kebutuhan peningkatan kompetensi sekitar 6,7 juta aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia. Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian PANRB Aba Subagja menyebut widyaiswara sebagai "guru bangsa" dalam birokrasi karena memiliki peran strategis dalam membangun kapasitas dan kompetensi ASN.

"Widyaiswara itu jabatan penting. Karena kompetensinya melekat pada individu," kata Aba saat menghadiri Gala Dinner Jambore Nasional (Jamnas) Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (APWI) ke-4 di Mataram, Sabtu, 19 September 2026.

Menurutnya, jumlah ASN yang mencapai sekitar 6,7 juta orang membutuhkan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan. Karena itu, widyaiswara dituntut tidak hanya mengajar, tetapi juga terus mengembangkan kepakaran dan memperluas kontribusi dalam birokrasi.

Aba juga mendorong agar pola karier widyaiswara tidak berjalan secara linier. Pengalaman di jabatan manajerial maupun pengalaman praktis dinilai dapat memperkaya kompetensi dan kepakaran widyaiswara.

Jamnas APWI ke-4 tahun 2026 digelar di Mataram dan diikuti widyaiswara dari berbagai daerah di Indonesia.

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri menyambut para peserta dalam Gala Dinner. Ia menyebut kepercayaan kepada NTB sebagai tuan rumah menjadi kehormatan bagi daerah.

Indah berharap para peserta merasa nyaman selama berada di NTB dan membawa kesan baik sepulang dari Lombok.

"Harapan kami selama berada di Nusa Tenggara Barat, khususnya di wilayah Kota Mataram, Bapak-Ibu merasa nyaman, mendapatkan kesan baik, dan akan selalu rindu untuk kembali ke Nusa Tenggara Barat," ujarnya.

Indah juga mempromosikan sejumlah potensi NTB kepada para peserta, termasuk Pertamina Mandalika International Circuit yang akan kembali menggelar MotoGP pada 9-11 Oktober 2026.

"Besok Bapak-Ibu akan melihat secara langsung salah satu sirkuit yang memberi kebanggaan dan cukup dikenal di dunia," katanya.

Ketua Umum DPP APWI Sugihardjo menyampaikan apresiasi kepada Pemprov NTB atas dukungan terhadap pelaksanaan Jamnas APWI ke-4.

Menurutnya, Jamnas APWI digelar setiap dua tahun. Setelah sebelumnya berlangsung secara daring pada 2020, kemudian di Batu, Malang, dan Jawa Barat pada 2024, tahun 2026 kegiatan digelar di Mataram.

Jamnas APWI ke-4 mengusung tema Widyaiswara sebagai Penggerak Inovasi dan Kinerja ASN Unggul dalam Mewujudkan Birokrasi yang Adaptif dan Bersaing Global.

Rangkaian kegiatan mencakup pertemuan ilmiah nasional, perlombaan inovasi dan kreativitas, serta peringatan Hari Widyaiswara Nasional ke-26.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....