Menyesuaikan Generasi Muda, Perpustakaan Sumbawa Go Digital
- 11 Sep 2026 20:35 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Sumbawa – Perubahan kebiasaan generasi muda dalam mengakses informasi mendorong Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Sumbawa, melakukan transformasi layanan perpustakaan. Arpusda mulai menggeser pola layanan konvensional, menuju sistem digital. Hal ini dilakukan, agar perpustakaan tetap dekat dengan generasi yang semakin akrab dengan teknologi.
Plt Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, mengatakan perkembangan era digital turut memengaruhi minat baca generasi muda. Kondisi tersebut tidak lantas membuat perpustakaan kehilangan peran. Hal itu justru mendorong pihaknya untuk mengubah cara memberikan layanan kepada masyarakat.
“Minat baca generasi muda di era digital memang sedikit menurun. Namun kami memanfaatkan hal ini untuk mengubah model, sistem, dan pola perpustakaan,” kata Suharmaji, Jumat 11 September 2026.
| Baca juga: Sumbawa Dapat Jatah 40 Desa Berdaya 2027 |
Selama ini, masyarakat mengenal perpustakaan melalui layanan konvensional. Pengunjung datang langsung ke perpustakaan, mencari buku, kemudian membaca atau meminjam bahan pustaka yang tersedia. Arpusda kini mulai mengembangkan pola tersebut dengan menghadirkan layanan berbasis digital.
Transformasi itu dilakukan untuk menyesuaikan perpustakaan dengan kebiasaan generasi muda yang semakin banyak menggunakan perangkat digital dalam mencari dan memperoleh informasi. Arpusda ingin memberikan akses yang lebih sesuai dengan perkembangan teknologi tanpa menghilangkan fungsi perpustakaan sebagai pusat sumber pengetahuan.
Suharmaji mengungkapkan, Arpusda Kabupaten Sumbawa telah melakukan digitalisasi perpustakaan. Namun, proses tersebut masih membutuhkan penyempurnaan. Saat membangun sistem digital, pengembangan perpustakaan belum dibarengi dengan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebagai bagian dari pelengkap layanan.
Karena itu, Arpusda terus menyiapkan pengembangan sistem dan sumber daya manusia untuk memperkuat transformasi digital tersebut. Arpusda juga akan bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional dalam pelaksanaan bimbingan teknis terkait digitalisasi arsip secara nasional.
Bimbingan teknis itu diharapkan dapat memperkuat kemampuan pengelolaan arsip sekaligus mendukung pengembangan layanan perpustakaan berbasis teknologi. Arpusda telah memiliki sejumlah perangkat yang dapat menunjang proses transformasi menuju perpustakaan digital.
Meski mendorong digitalisasi, Arpusda tidak serta-merta meninggalkan layanan perpustakaan konvensional. Pihaknya tetap mempertahankan layanan fisik karena kebutuhan terhadap buku cetak masih muncul, terutama dari kalangan pelajar dan mahasiswa.
Suharmaji mengatakan, pelajar dan mahasiswa masih rutin mendatangi perpustakaan untuk mencari referensi tugas. Mereka membutuhkan buku yang tersedia di perpustakaan sebagai bahan rujukan dalam menyusun tugas maupun kegiatan akademik lainnya.
Kondisi tersebut membuat Arpusda menjalankan layanan konvensional dan digital secara berdampingan. Perpustakaan fisik tetap memberikan ruang bagi masyarakat yang membutuhkan buku secara langsung, sementara layanan digital dikembangkan untuk mengikuti pola akses informasi generasi yang semakin terbiasa dengan teknologi.
Tingginya kebutuhan terhadap layanan perpustakaan juga terlihat dari angka kunjungan. Menurut Suharmaji, kunjungan pelajar dan mahasiswa masih cukup bagus. Aktivitas pengunjung bahkan membuat perpustakaan tetap membuka layanan pada hari Sabtu.
Para pelajar dan mahasiswa memanfaatkan perpustakaan untuk membaca dan mencari berbagai referensi. Mereka mendatangi koleksi buku yang tersedia ketika membutuhkan sumber rujukan yang tidak cukup diperoleh dari pencarian informasi secara digital.
Di tengah perubahan kebiasaan generasi muda tersebut, terang Suharmaji, Arpusda terus mengembangkan pola layanan yang dapat menjangkau kedua kebutuhan itu. Perpustakaan tetap hadir secara fisik, sekaligus memperkuat layanan digital dengan perangkat yang telah dimiliki.
Arpusda juga menempatkan digitalisasi arsip sebagai bagian dari penguatan layanan berbasis teknologi. Melalui kerja sama dengan Perpustakaan Nasional, peningkatan kapasitas pengelolaan arsip dan pemanfaatan teknologi terus disiapkan. Guna mendukung perubahan sistem layanan perpustakaan di Kabupaten Sumbawa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....