MTQ ke-32 Lembar Berakhir, Pj Sekda Tekankan Pembinaan Santri Berkelanjutan

  • 20 Sep 2026 10:18 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-32 tingkat Kecamatan Lembar tahun 2026 telah resmi ditutup pada 17 September 2026 malam di Desa Lembar Selatan.
  • Pesan utama penutupan adalah pentingnya pembinaan generasi Qur'ani yang tidak berhenti setelah perlombaan selesai.
  • H. Saeful Ahkam selaku Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur dalam menyukseskan rangkaian kegiatan MTQ.

RRI.CO.ID, Lombok Barat — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-32 tingkat Kecamatan Lembar Tahun 2026 resmi berakhir. Penutupan berlangsung di Desa Lembar Selatan, Kamis 17 September 2026 malam, dengan pesan kuat agar pembinaan generasi Qur’ani tidak berhenti setelah perlombaan selesai.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat, H. Saeful Ahkam, yang hadir mewakili Wakil Bupati Lombok Barat, mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

Menurut Saeful, keberhasilan MTQ tidak semata ditentukan oleh panitia pelaksana. Dukungan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), tokoh agama, tokoh masyarakat hingga warga menjadi bagian penting dari pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, Bapak Camat menutup masa tugasnya di Kecamatan Lembar dengan menjadikan kegiatan ini sebagai sebuah kegiatan yang husnul khatimah. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat,” ujar Saeful Ahkam.

Di balik penutupan MTQ, Saeful juga memberikan catatan yang menjadi perhatian untuk pelaksanaan kegiatan serupa ke depan. Salah satunya menyangkut administrasi dan validitas peserta.

Ia meminta proses pendaftaran peserta semakin diperketat, terutama dalam memastikan kesesuaian data kependudukan seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK). Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh peserta tercatat secara sah melalui sistem e-MTQ berbasis domisili Kabupaten Lombok Barat.

Selain persoalan administrasi, pembinaan peserta menjadi perhatian utama. Saeful menilai pola pengiriman peserta melalui utusan desa perlu dibarengi program pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan tidak hanya menjelang MTQ.

“Pembinaan harus dilakukan sejak dini dan secara berkelanjutan. LPTQ kami dorong untuk terus memasifkan pembinaan para santri di seluruh wilayah Lombok Barat, sehingga MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun generasi Qur’ani,” katanya.

MTQ ke-32 Kecamatan Lembar sendiri berlangsung selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 September 2026. Sebanyak empat cabang dengan 10 mata lomba diperlombakan dengan melibatkan peserta dari sejumlah desa di wilayah Kecamatan Lembar.

Penutupan tahun ini juga menjadi momentum perpisahan bagi Camat Lembar Sapoan. Ia menyampaikan pamit kepada masyarakat karena akan memasuki masa purna tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada akhir September 2026.

Sapoan mengaku masa pengabdiannya di Kecamatan Lembar selama satu tahun 22 hari memberikan pengalaman sekaligus kesan tersendiri. Ia menyebut dukungan masyarakat menjadi salah satu faktor yang membantu pemerintah kecamatan menjalankan berbagai program dan menyelesaikan persoalan di lapangan.

“Selama bertugas satu tahun 22 hari di Lembar, penerimaan masyarakat sangat luar biasa. Berbagai program kerja maupun potensi permasalahan dapat diselesaikan berkat komunikasi dan sinergi yang solid bersama Forkopimcam, anggota DPRD, para kepala desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap komunikasi dan kebersamaan yang telah terbangun tidak ikut berakhir seiring dengan pergantian kepemimpinan di Kecamatan Lembar. Menurutnya, sinergi antarelemen masyarakat perlu terus dijaga untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Acara penutupan turut dihadiri Anggota DPRD Lombok Barat H. Beni Basuki, jajaran Forkopimcam Lembar, Sekretaris Dinas Kominfotik Lombok Barat H. Iswarta Mahmuluddin, serta para kepala desa se-Kecamatan Lembar.

Rangkaian penutupan ditandai dengan penyerahan cinderamata kepada Camat Lembar dan Kapolsek Lembar. Setelah itu, Ketua LPTQ Kecamatan Lembar membacakan Surat Keputusan penetapan para juara sebelum dilanjutkan dengan penyerahan piala kepada peserta yang meraih prestasi.

Berakhirnya MTQ ke-32 diharapkan bukan menjadi penanda berakhirnya aktivitas pembinaan Al-Qur’an. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat justru mendorong agar semangat membaca, memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an terus ditanamkan, terutama kepada generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....