BKPRMI NTB Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Kebakaran Desa Adat Sade
- 07 Sep 2026 06:21 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, LombokTengah — Senyum kembali menghiasi wajah anak-anak korban kebakaran di Desa Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah. Mereka mengikuti kegiatan trauma healing yang digelar Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (LPPTKA) DPW Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu 5 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari aksi kemanusiaan BKPRMI NTB untuk membantu meringankan beban warga sekaligus memberikan dukungan psikososial kepada anak-anak yang terdampak musibah kebakaran.
Sesi trauma healing dipandu Ustadzah Suzana, M.Pd., trainer BKPRMI NTB yang juga Ketua IGRA Provinsi NTB. Anak-anak diajak mengikuti berbagai permainan edukatif, aktivitas interaktif, serta motivasi yang dirancang untuk mengembalikan keceriaan dan semangat mereka.
Suasana duka akibat kehilangan tempat tinggal perlahan berganti dengan keceriaan. Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan hingga membuat suasana di lokasi menjadi lebih hidup.
“Saya dan teman-teman sangat senang, kami gembira dan semangat,” ujar Hadi, salah seorang anak peserta.
Ustadzah Suzana mengatakan, pendampingan terhadap anak-anak pascabencana penting dilakukan sejak awal. Trauma akibat kehilangan tempat tinggal maupun lingkungan tempat mereka beraktivitas dapat memengaruhi kondisi psikologis anak jika tidak mendapatkan pendampingan yang tepat.
Menurutnya, kegiatan sederhana melalui permainan dan motivasi dapat menjadi langkah awal untuk membantu anak kembali percaya diri dan berani menghadapi kondisi sulit.
Tak hanya memberikan pendampingan psikologis, pengurus DPW BKPRMI NTB juga menyerahkan bantuan logistik dan kebutuhan mendesak kepada warga korban kebakaran.
Ketua Umum DPW BKPRMI NTB, H. Jamaludin, S.T., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Kegiatan trauma healing kepada anak-anak korban kebakaran ini sangat tepat sasaran dan sudah menjadi bagian dari program berkelanjutan BKPRMI NTB. Kami ingin memastikan bahwa BKPRMI selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan,” kata Jamaludin.
Ia menegaskan, kehadiran BKPRMI tidak hanya sebatas memberikan bantuan material, tetapi juga berupaya memberikan dukungan moral dan psikososial bagi korban, khususnya anak-anak.
Melalui kegiatan tersebut, BKPRMI NTB berharap warga Dusun Sade dapat segera bangkit setelah musibah. Dukungan terhadap anak-anak diharapkan mampu membantu mereka kembali beraktivitas dan menatap masa depan dengan lebih optimistis.
Aksi tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian BKPRMI NTB dalam mendampingi masyarakat yang terdampak bencana, baik melalui bantuan kebutuhan dasar maupun pemulihan psikologis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....