Peringatan Maulid Nabi, Wabup Lotim Sampaikan Program Pemerintah
- 02 Sep 2026 19:43 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam 1448 Hijriah di Masjid Nurul Ijtihad, Dusun Benteng Utara, Desa Landang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, Rabu, 2 September 2026. Dalam kesempatan tersebut, Wabup menyampaikan sejumlah program pemerintah daerah, termasuk persoalan desil yang belakangan menjadi perhatian masyarakat.
H. Moh. Edwin Hadiwijaya menjelaskan, data desil merupakan hasil pendataan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS). Data tersebut bersumber dari pencatatan kondisi masyarakat melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) yang dalam pengelolaannya melibatkan operator di tingkat desa.
“Data desil ini berasal dari pendataan BPS yang bersumber dari data SIKS-NG, sehingga masyarakat perlu memahami proses pendataan dan memastikan data yang tercatat sesuai dengan kondisi sebenarnya,” ujar Wabup.
Karena itu, masyarakat diminta aktif memastikan data yang tercatat sesuai dengan kondisi sebenarnya. Pemerintah desa juga didorong untuk melakukan pengecekan dan memastikan data masyarakat di wilayahnya benar-benar menggambarkan kondisi sosial ekonomi di lapangan.
Selain persoalan data sosial, Wabup menjelaskan dukungan pemerintah terhadap pelayanan kesehatan masyarakat melalui kepesertaan BPJS Kesehatan. Pembiayaan kepesertaan masyarakat dilakukan melalui dukungan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dengan anggaran yang bersumber dari APBD.
Di bidang pendidikan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur juga terus mendorong perluasan akses pendidikan melalui program Sekolah Rakyat. Program tersebut mencakup jenjang pendidikan SD hingga SLTA dan menyasar anak-anak dari keluarga yang masuk kelompok desil 1 hingga desil 4.
“Sekolah Rakyat ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga desil 1 sampai desil 4, sehingga mereka mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang layak,” jelasnya.
Menurut Wabup, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan memberikan kesempatan lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Program tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus mata rantai kemiskinan.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga mengingatkan pemerintah desa agar terus berinovasi menggali potensi Pendapatan Asli Desa (PADes). Hal tersebut dinilai semakin penting di tengah kondisi efisiensi anggaran yang menuntut pemerintah, termasuk pemerintah desa, untuk lebih kreatif dan mandiri dalam mengelola potensi yang dimiliki.
“Desa harus terus berinovasi menggali potensi PADes. Di tengah efisiensi anggaran seperti sekarang, kita harus semakin kreatif dan mandiri dalam mengelola potensi yang ada di desa,” tegasnya.
Desa Landang Nangka Utara dinilai memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, sejumlah program pemerintah juga masuk ke wilayah desa tersebut, termasuk program Desa Berdaya yang diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat kemandirian desa.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, TGH. Ismail Thohir menyampaikan sejumlah keistimewaan yang berkaitan dengan Nabi Muhammad SAW, mulai dari bulan kelahiran, tanah kelahiran, hingga tempat dan negara yang pernah disinggahi Rasulullah SAW. Ia mengingatkan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi salah satu bentuk kecintaan dan kerinduan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW.
“Memperingati Maulid Nabi bukan hanya sekadar seremonial, tetapi menjadi bentuk kecintaan dan kerinduan kita kepada Nabi Muhammad SAW,” ungkap TGH. Ismail Thohir.
Karena itu, masyarakat diajak memperbanyak membaca shalawat sebagai wujud kecintaan kepada Rasulullah SAW. Ini sekaligus meneladani akhlak dan perjuangan beliau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....