Pemprov NTB Mulai Siapkan Pembebasan Lahan Jalan Port to Port Lembar-Kayangan

  • 02 Sep 2026 09:00 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Pemprov NTB mematangkan pengadaan lahan untuk pembangunan Jalan Port to Port Lembar-Kayangan Segmen I.
  • Persiapan lahan dan administrasi dikebut agar proyek dapat berjalan lancar dengan tetap melindungi hak masyarakat.

RRI.CO.Id, Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai mematangkan pengadaan lahan untuk pembangunan Jalan Port to Port Lembar-Kayangan Segmen I. Persiapan lahan menjadi salah satu syarat penting sebelum proyek strategis tersebut masuk ke tahapan konstruksi.

Hal tersebut dibahas dalam rapat Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) NTB bersama Kanwil BPN NTB, Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Timur, Polres Lombok Timur, Kejaksaan Tinggi NTB, Biro Hukum Setda NTB, dan Inspektorat NTB di Aula Pengga DPUPRPKP NTB, Senin, 31 Agustus 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) NTB, Lalu Wirajaya Kusuma mengatakan pembahasan difokuskan pada pemenuhan readiness criteria atau kriteria kesiapan pembangunan. "Salah satu yang menjadi perhatian adalah kebutuhan pengadaan lahan dalam skala kecil serta penanganan satu unit jembatan pada trase Segmen I," kata Wirajaya.

Kesiapan tersebut dinilai penting agar proses konstruksi dan pengadaan barang serta jasa dapat berjalan tanpa hambatan administratif maupun hukum.

Wirajaya menjelaskan, jalan Port to Port Lembar-Kayangan merupakan salah satu proyek strategis daerah NTB. Jalan ini diproyeksikan memperkuat konektivitas wilayah dari sisi barat hingga timur Pulau Lombok, sekaligus memangkas biaya logistik dan membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat di sepanjang trase.

Pemprov NTB kini menyiapkan tim sekaligus menyempurnakan administrasi pengadaan tanah bersama instansi terkait. Proses tersebut akan dilakukan dengan mengedepankan kepastian hukum, kehati-hatian, dan perlindungan terhadap hak masyarakat.

"Kami ingin seluruh tahapan pengadaan tanah berjalan terukur, dengan tetap mengedepankan kepastian hukum, prinsip kehati-hatian, dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat," ujarnya.

DPUPRPKP NTB memastikan penyiapan proyek dilakukan secara bertahap agar pembangunan Jalan Port to Port Lembar-Kayangan dapat memasuki tahapan berikutnya dengan kesiapan yang lebih matang.

Proyek tersebut diharapkan tidak hanya menjadi jalur penghubung antarpelabuhan, tetapi juga menjadi salah satu pengungkit baru bagi aktivitas ekonomi dan distribusi barang di NTB.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....