Dua Kursi Eselon II Kosong, Gubernur Iqbal segera Mutasi lewat Manajemen Talenta
- 01 Sep 2026 16:07 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Dua jabatan eselon II Pemprov NTB masih kosong, yakni Kepala Bappenda dan Direktur RSUD H.L. Manambai Abdulkadir.
- Pengisian jabatan akan dilakukan dengan mekanisme manajemen talenta berdasarkan kompetensi dan rekam jejak pejabat.
RRI.CO.ID, Mataram - Dua jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masih kosong. Pemerintah provinsi menyiapkan pengisian jabatan tersebut melalui mekanisme manajemen talenta.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB Tri Budiprayitno mengatakan dua formasi eselon II yang kosong tersebut adalah Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) NTB dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H.L. Manambai Abdulkadir.
“Sekarang di Pemprov NTB ada dua formasi eselon II yang kosong,” kata Tri, kepada RRI, Selasa 1 September 2026.
Menurut Tri, kekosongan jabatan tidak hanya terjadi pada level eselon II. Hingga akhir Agustus 2026, terdapat delapan jabatan eselon III dan 12 jabatan eselon IV yang juga masih kosong.
Ia mengatakan jumlah jabatan yang kosong berpotensi bertambah hingga September. Sebab, pada 1 September 2026 terdapat pejabat eselon III yang memasuki masa pensiun.
Tri mengatakan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal telah memberikan sinyal untuk menggunakan manajemen talenta dalam proses pengisian jabatan. Mekanisme tersebut memungkinkan pemerintah memilih pejabat berdasarkan kompetensi dan rekam jejak yang dimiliki.
| Baca juga: Disdik Tata Ulang Sebaran Murid |
Selain kekosongan Kepala Bappenda, posisi Direktur RSUD H.L. Manambai Abdulkadir kini menjadi formasi eselon II setelah rumah sakit tersebut naik kelas dari tipe B menjadi tipe A.
Perubahan kelas rumah sakit itu membuat struktur organisasi RSUD H.L. Manambai Abdulkadir ikut berubah. Sebelumnya, direktur rumah sakit berada pada jenjang eselon IIIA. Setelah peningkatan status, posisi direktur ditetapkan menjadi eselon IIB.
“Dengan peningkatan kelasnya, direktur rumah sakit Manambai yang sebelumnya eselon IIIA menjadi eselon IIB,” ujar Tri.
Perubahan tersebut juga memperluas struktur jabatan di RSUD H.L. Manambai Abdulkadir. Jika sebelumnya terdapat satu direktur, dua kepala bidang dan satu kepala bagian, kini struktur organisasi mencakup satu direktur, dua wakil direktur, dua kepala bidang dan dua kepala bagian.
Menurut Tri, perubahan struktur itu sekaligus membuka sejumlah ruang jabatan yang dapat diisi melalui promosi maupun penempatan pejabat.
“Ini menjadi ruang untuk menyeleksi teman-teman yang bisa dipromosikan atau ditempatkan melalui mekanisme manajemen talenta,” katanya.
Tri mengatakan proses pengisian jabatan tersebut kini tinggal menunggu waktu. Ia menyebut Gubernur NTB telah memberikan arahan terkait penerapan manajemen talenta dalam pengisian jabatan.
“Pak Gubernur sudah memberikan sinyal. Tinggal menunggu waktunya,” kata Tri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....