Pemda KLU Dorong Klinik di Tiga Gili Naik Kelas Jadi Puskesmas atau Mini Hospital

  • 01 Sep 2026 04:05 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) mulai menyiapkan langkah konkret untuk memperkuat layanan kesehatan di kawasan wisata tiga Gili, yakni Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Keberadaan fasilitas kesehatan yang dinilai belum memadai menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama untuk menjamin pelayanan bagi masyarakat dan wisatawan.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH., saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penyediaan Transportasi Kegawatdaruratan bersama Gili Emergency di Anema Resort, Tanjung, Senin 31 Agustus 2026.

Dalam rakor tersebut, Bupati Najmul menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Desa Gili Indah tidak dapat ditunda. Menurutnya, posisi tiga Gili sebagai kawasan wisata dengan aktivitas masyarakat dan kunjungan wisatawan yang tinggi membutuhkan dukungan fasilitas kesehatan yang sepadan.

Najmul menilai keberadaan klinik yang saat ini tersedia masih belum cukup untuk menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan, terutama dalam menangani kondisi kegawatdaruratan.

Karena itu, ia meminta Dinas Kesehatan KLU segera menyiapkan langkah peningkatan fasilitas kesehatan di wilayah tersebut, termasuk kemungkinan pengembangan menjadi puskesmas atau mini hospital.

“Insya Allah dalam waktu dekat, saya sudah memerintahkan Kadis Kesehatan untuk segera menyiapkannya. Ini langkah nyata pemerintah memberikan pelayanan prima bagi warga Trawangan, Meno, dan Air,” ujar Najmul.

Menurutnya, pelayanan kesehatan di kawasan kepulauan membutuhkan pendekatan yang berbeda dengan wilayah daratan. Faktor jarak, akses transportasi dan kondisi geografis harus menjadi pertimbangan utama dalam menyusun sistem pelayanan kesehatan di tiga Gili.

Selain fasilitas kesehatan, pemerintah daerah juga menilai ketersediaan sarana transportasi kegawatdaruratan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pelayanan tersebut.

Bupati Najmul menyebut ambulans laut yang dibutuhkan untuk mendukung proses evakuasi pasien di kawasan tiga Gili hingga kini belum terlihat beroperasi secara optimal. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu segera dicarikan solusi bersama.

“Momentum rakor ini menjadi waktu yang tepat untuk menunjukkan kepedulian nyata terhadap keselamatan warga tiga Gili,” katanya.

Ia berharap seluruh pihak yang terlibat tidak hanya membahas persoalan secara administratif, tetapi menghasilkan langkah konkret yang dapat meningkatkan kecepatan penanganan pasien ketika terjadi kondisi darurat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....