Pembangunan Sekolah Rakyat Lombok Utara Capai 81,08 Persen
- 31 Agt 2026 14:52 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, berpacu dengan waktu menuntaskan pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang ditargetkan berlangsung September 2026.
Hingga akhir Agustus 2026, progres pembangunan Sekolah Rakyat di Lombok Utara telah mencapai 81,08 persen. Sejumlah fasilitas utama telah berada dalam kondisi siap, termasuk gedung untuk jenjang sekolah dasar.
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dayasos Penaskin) Kabupaten Lombok Utara, Sukardim Husein, mengatakan penyelesaian fasilitas menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah karena pelaksanaan MPLS sudah semakin dekat.
Berdasarkan laporan tim operator, kata Sukardim, progres pembangunan telah mencapai 81,08 persen. Pemerintah daerah berharap fasilitas yang menjadi kebutuhan utama peserta didik dapat diselesaikan sebelum tahapan MPLS dimulai.
“20 September MPLS, sarannya gedung-gedung yang dibutuhkan itu selesai,” kata Sukardim, Kamis 27 Agustus 2026.
Namun, jadwal tersebut masih bersifat target dan menunggu kepastian melalui pembahasan bersama pemerintah pusat dan kementerian terkait.
Sukardim mengatakan Pemkab Lombok Utara berharap seluruh tahapan persiapan dapat berjalan sesuai rencana sehingga peserta didik tidak terkendala ketika memasuki lingkungan sekolah.
“Harapan Pemda, apa yang menjadi ketetapan MPLS berjalan dengan normal. Melihat dinamika yang ada, mudah-mudahan bisa selesai sehingga MPLS untuk anak-anak lancar,” ujarnya.
Selain penyelesaian bangunan, pemerintah daerah juga terus mempersiapkan berbagai fasilitas penunjang untuk memastikan kegiatan pendidikan dapat berjalan secara optimal.
Sekolah Rakyat tersebut merupakan bagian dari pengembangan program Sekolah Rakyat permanen di NTB. Kehadirannya diharapkan tidak hanya menyediakan akses pendidikan, tetapi juga memberikan lingkungan pembelajaran dan pendampingan yang terintegrasi bagi peserta didik.
Untuk tahun ajaran 2026/2027, Lombok Utara memperoleh kuota sebanyak 270 siswa. Mereka akan mengikuti pendidikan pada jenjang yang telah ditentukan sesuai program Sekolah Rakyat.
Dengan progres pembangunan yang telah mencapai lebih dari 81 persen, penyelesaian fasilitas kini menjadi salah satu pekerjaan penting sebelum Sekolah Rakyat memasuki tahap operasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....