Armada Terbatas, Damkar Lombok Utara Minta Tambahan Mobil Pemadam dan Rescue

  • 31 Agt 2026 14:55 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, masih menghadapi keterbatasan armada dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kondisi tersebut menjadi tantangan di tengah meningkatnya potensi kebakaran, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sekretaris Damkar Lombok Utara, Erwin Rahadi, mengatakan saat ini pihaknya memiliki delapan armada yang ditempatkan di sejumlah pos pelayanan. Armada tersebut digunakan untuk menjangkau wilayah Kabupaten Lombok Utara yang memiliki karakter geografis beragam, termasuk kawasan perbukitan dan hutan.

Di Pos Bayan, misalnya, terdapat satu unit mobil pemadam. Sementara Pos Kayangan memiliki dua unit, masing-masing satu mobil pemadam dan satu mobil suplai air.

Adapun Pos Gangga memiliki dua unit armada, salah satunya merupakan mobil lama yang pengadaannya dilakukan pada 2010.

“Kami masih membutuhkan mobil rescue. Apalagi sekarang potensi kebakaran hutan cukup tinggi. Kami juga memerlukan armada yang bisa menjangkau wilayah hutan dan medan yang sulit,” kata Erwin, Minggu 30 Agustus 2026.

Menurut Erwin, kebutuhan terhadap kendaraan rescue tidak hanya berkaitan dengan penanganan kebakaran. Kendaraan tersebut dibutuhkan untuk mendukung petugas ketika menghadapi berbagai situasi darurat yang membutuhkan proses penyelamatan.

Keterbatasan armada menjadi semakin penting karena Lombok Utara memiliki wilayah yang luas serta sejumlah kawasan wisata dan permukiman yang berada jauh dari pos pelayanan pemadam kebakaran.

Erwin mengatakan Damkar tetap berupaya memberikan pelayanan secara maksimal dengan armada yang tersedia. Setiap pos diminta bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat, termasuk terhadap kejadian yang dinilai masih berskala kecil.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api berkembang menjadi kebakaran besar yang lebih sulit dikendalikan.

“Sekecil apa pun laporan yang masuk, kami instruksikan pos untuk segera bergerak,” ujarnya.

Selain penambahan armada pemadam, Damkar juga berharap dukungan pemerintah daerah untuk pengadaan kendaraan yang memiliki kemampuan menjangkau medan berat.

Kebutuhan tersebut dinilai semakin mendesak mengingat potensi karhutla dapat meningkat pada kondisi tertentu, sementara sebagian wilayah rawan berada di kawasan yang tidak mudah dijangkau kendaraan pemadam konvensional.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....