Bunda Sinta Ajak Pengurus PKK NTB Lintas Generasi Perkuat Kolaborasi

  • 22 Agt 2026 17:26 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Ketua TP PKK NTB Sinta Agathia mengajak pengurus lintas generasi memperkuat kolaborasi dan berbagi pengalaman.
  • Ia menilai sinergi senior dan pengurus baru penting untuk membuat gerakan PKK semakin bermanfaat bagi masyarakat.

RRI.CO.ID, Mataram - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj. Sinta Agathia, mengajak pengurus dan senior TP PKK dari berbagai periode memperkuat kolaborasi lintas generasi. Menurut dia, pengalaman para senior menjadi modal penting bagi kepengurusan baru untuk menjalankan gerakan PKK yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Ajakan itu disampaikan Sinta dalam Silaturahmi Pengurus TP PKK Provinsi NTB dari Masa ke Masa di Pendopo Tengah Gubernur NTB, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Pertemuan tersebut mempertemukan pengurus TP PKK saat ini dengan para senior yang pernah terlibat dalam perjalanan gerakan PKK di NTB. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan itu dimanfaatkan untuk bertukar pengalaman, gagasan, serta masukan bagi kepengurusan baru.

“Saya bersama Ibu Windi masih terus belajar. Karena itu, kami mohon dukungan, arahan, dan pendampingan dari Ibu-Ibu semua,” kata Sinta, merujuk pada Wakil Ketua TP PKK NTB Windi Marlini Abul Chair.

Sinta mengatakan pengalaman tidak dapat diperoleh secara instan. Karena itu, pengurus baru perlu membuka diri terhadap masukan dari para pendahulu yang telah lebih lama menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui PKK.

“Kami sangat terbuka menerima kritik dan masukan. Kalau kami melakukan kesalahan, mohon ditegur. Kalau ada yang kurang, mohon diberikan masukan,” ujarnya.

Ia juga meminta para senior tidak sungkan mengingatkan kepengurusan saat ini. Sinta bahkan berharap dirinya dan Windi dapat diterima sebagai bagian dari keluarga besar PKK NTB.

“Kami mohon agar kami dianggap sebagai anak-anak Ibu-Ibu. Kami masih belajar dan masih membutuhkan banyak arahan,” kata dia.

Menurut Sinta, tidak seharusnya ada sekat antara pengurus senior dan generasi baru. Pengalaman, energi, dan gagasan dari setiap generasi justru perlu dipadukan untuk memperkuat gerakan PKK.

“Pengalaman adalah sesuatu yang tidak bisa kita dapatkan hanya dalam waktu beberapa bulan. Karena itu, kita harus belajar bersama, saling menguatkan, dan saling melengkapi,” ujarnya.

Silaturahmi tersebut juga dikemas dengan kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan. Acara diawali senam lansia, kemudian dilanjutkan pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan mata bagi para peserta.

Sinta berharap pertemuan lintas generasi tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Ia ingin silaturahmi menjadi ruang untuk menjaga kesinambungan gerakan PKK sekaligus mewariskan pengalaman dari satu kepengurusan ke kepengurusan berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....