Museum NTB Segera Berganti Wajah, Revitalisasi Rp3 Miliar Dimulai September
- 22 Agt 2026 06:12 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Museum NTB direvitalisasi dengan anggaran Rp3 miliar setelah puluhan tahun menggunakan tata pameran lama.
- Tata pameran baru akan lebih modern dan interaktif, dengan mengangkat sejarah perdagangan internasional NTB.
RRI.CO.ID, Mataram — Museum Nusa Tenggara Barat (NTB) bersiap berganti wajah setelah puluhan tahun mempertahankan tata pameran lama. Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan mengalokasikan anggaran Rp3 miliar untuk merevitalisasi museum tersebut.
Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam mengatakan pekerjaan revitalisasi ditangani langsung oleh kementerian dan dijadwalkan dimulai pada akhir September 2026. Proyek itu ditargetkan rampung pada awal Desember.
"Ini dikerjakan langsung oleh pihak Kementerian dengan nilai Rp3 miliar untuk menghadirkan layout terbaru. Setelah 26 tahun belum pernah kita renovasi ulang, kini kami menerima tim revitalisasi," kata Ahmad, Sabtu 22 Agustus 2026.
Revitalisasi tersebut akan mengubah tata pameran yang selama ini menjadi wajah Museum NTB. Ahmad menyebut pembaruan ini menjadi momentum untuk meninggalkan konsep pameran lama dan menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung.
Salah satu konsep yang disiapkan adalah penguatan narasi mengenai perdagangan internasional. Tema itu akan memperlihatkan konektivitas masyarakat NTB dengan dunia luar melalui perjalanan sejarah.
"Ini akan menampilkan bagaimana konektivitas sejarah antara masyarakat NTB dengan dunia internasional sejak dulu," ujar Ahmad.
Museum NTB juga menyiapkan peluncuran museum digital atau net museum bersamaan dengan peresmian tata pameran baru. Namun, pihak museum belum membuka seluruh konsep yang akan ditampilkan.
Ahmad mengatakan sejumlah elemen baru sengaja disimpan sebagai kejutan hingga revitalisasi selesai dan museum kembali dibuka dengan konsep anyar.
Dukungan terhadap revitalisasi Museum NTB juga disampaikan Bunda Literasi Pemprov NTB Sinta M. Iqbal. Menurut dia, pembaruan tata pameran sudah lama dibutuhkan agar museum tidak sekadar menjadi ruang penyimpanan benda bersejarah.
"Semoga Museum NTB jadi jauh lebih menarik lagi. Sudah lama tata pamerannya tidak diubah, jadi memang sudah saatnya dibuat lebih fresh dan interaktif," kata Sinta.
Revitalisasi ini diharapkan mengubah cara masyarakat, terutama generasi muda, berinteraksi dengan sejarah. Museum tidak hanya menyajikan koleksi, tetapi juga membangun pengalaman belajar yang lebih visual, interaktif, dan kontekstual.
Dengan konsep baru tersebut, Museum NTB ditargetkan menjadi ruang edukasi sejarah sekaligus destinasi wisata budaya yang mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik dan mancanegara.
Pengerjaan fisik yang dimulai pada akhir September akan menjadi tahap penting sebelum wajah baru Museum NTB diperkenalkan kepada publik pada akhir 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....