Jelang MotoGP 2026, SMSI NTB Ingatkan Warga Waspadai Hoaks dan Tiket Palsu

  • 22 Sep 2026 11:43 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Serikat Media Siber Indonesia Provinsi NTB mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap penyebaran informasi palsu dan penipuan tiket daring menjelang MotoGP Mandalika 2026.
  • MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, dengan perkiraan ribuan pengunjung dari berbagai daerah dan negara.
  • Antusiasme masyarakat menyambut balapan internasional ini perlu diimbangi dengan kewaspadaan terhadap ancaman penipuan dan penyebaran konten tidak valid di media daring.

RRI.CO.ID, Mataram – Perhelatan Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026 tinggal menghitung hari. Di tengah antusiasme masyarakat menyambut balapan internasional tersebut, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengingatkan publik agar tidak lengah terhadap penyebaran informasi palsu maupun modus penipuan tiket secara daring.

MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah. Ribuan pengunjung dari berbagai daerah dan negara diperkirakan akan meramaikan kawasan Mandalika selama rangkaian ajang tersebut.

Ketua SMSI Provinsi NTB H. M. Abdus Syukur, S.H., M.H., melalui Humas SMSI NTB I Made Sanakumara atau Anang, meminta masyarakat ikut mengambil bagian dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama momentum MotoGP berlangsung.

Menurut Anang, media sosial menjadi salah satu ruang yang perlu mendapat perhatian karena informasi dapat menyebar dengan cepat tanpa selalu melalui proses verifikasi.

“SMSI NTB mengimbau masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama informasi yang dapat menimbulkan keresahan,” ujarnya. Selasa 22 September 2026.

Selain persoalan informasi, SMSI NTB juga menyoroti potensi penipuan yang memanfaatkan tingginya minat masyarakat terhadap tiket MotoGP Mandalika. Masyarakat yang hendak melakukan pembelian secara online diminta memastikan terlebih dahulu pihak yang menawarkan tiket tersebut.

Anang mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap penawaran dengan harga yang jauh di bawah harga normal. Transaksi sebaiknya dilakukan melalui kanal resmi atau pihak yang memang ditunjuk untuk menjual tiket.

“Kalau membeli tiket secara online, belilah melalui kanal atau pihak resmi yang ditunjuk. Jangan mudah tergiur iming-iming harga murah, karena bisa saja itu merupakan modus penipuan,” tegasnya.

SMSI NTB menilai MotoGP Mandalika bukan sekadar agenda olahraga berskala internasional. Momentum tersebut juga menjadi kesempatan bagi NTB memperlihatkan wajah daerah yang aman, tertib, ramah dan nyaman kepada wisatawan maupun tamu dari berbagai negara.

Karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut menciptakan suasana yang kondusif. Penggunaan media sosial secara bertanggung jawab dan kewaspadaan saat melakukan transaksi digital dinilai penting untuk mencegah munculnya persoalan yang dapat mengganggu jalannya event.

“Jaga Kamtibmas, bijak bermedia sosial dan waspada terhadap penipuan tiket online. Mari kita bersama-sama menyukseskan MotoGP Mandalika 2026 agar berlangsung aman, tertib dan nyaman,” ucap Anang mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....