Aset Mangkrak Dibidik Jadi Sumber PAD Baru
- 19 Agt 2026 17:06 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram mulai menginventarisasi aset daerah yang berpotensi dioptimalkan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru. Langkah ini menyasar rumah dinas di lingkungan sekolah, bangunan bekas sekolah, serta sejumlah aset lainnya yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, H. Lalu Alwan Basri, mengatakan inventarisasi dilakukan untuk mengetahui status kepemilikan, kondisi, pemanfaatan, hingga nilai aset melalui proses appraisal.
“Kita pendataan dulu, nilai asetnya berapa. Nanti dari hasil pendataan dan appraisal ini, baru kita bicara kebijakan bersama Pak Wali Kota,” katanya, Rabu 19 Agustus 2026.
Salah satu aset yang masuk pemetaan ialah bangunan sekolah yang tidak lagi berfungsi optimal akibat minimnya jumlah siswa maupun kebijakan penggabungan sekolah. Bangunan bekas SDN 36 Ampenan dan sejumlah sekolah yang telah diregrouping menjadi bagian dari aset yang akan dikaji untuk menentukan pola pemanfaatannya.
Selain bangunan sekolah, Pemkot Mataram juga mendata rumah dinas guru dan pegawai yang tersebar di sejumlah lokasi. Menurut Alwan, aset tersebut dapat diarahkan untuk kebutuhan ASN dan PPPK atau dimanfaatkan melalui skema sewa.
“Untuk rumah dinas guru maupun pegawai, tentu peruntukannya kita kaji lagi, apakah bisa dimanfaatkan oleh ASN, PPPK, atau skema sewa yang bisa masuk menjadi retribusi daerah,” ujarnya.
Hasil inventarisasi dan appraisal selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pemanfaatan aset daerah. Pemkot Mataram juga menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwal) yang mengatur tata kelola dan tarif pemanfaatan aset, dengan tetap memperhatikan fungsi, status, serta legalitas barang milik daerah.
“Target kita ke depan tentu ini bisa menjadi sumber PAD baru bagi Kota Mataram. Semua potensi yang ada kita optimalkan agar aset-aset daerah tidak terbengkalai,” kata Alwan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....