Taman Narmada Punya Potensi Besar, Pemda Lobar Siapkan Penataan

  • 28 Agt 2026 10:13 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat — Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mulai mendorong optimalisasi aset daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu kawasan yang mendapat perhatian adalah Taman Narmada, yang memiliki nilai sejarah, budaya sekaligus potensi ekonomi bagi daerah.

Langkah tersebut terlihat saat Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turun langsung meninjau kawasan Taman Narmada, Kecamatan Narmada, Jumat 21 Agustus 2026.

Peninjauan dilakukan setelah Nurul Adha mengikuti kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Setibanya di Taman Narmada, ia melihat secara langsung kondisi kawasan yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya sekaligus memetakan potensi penataan dan pemanfaatan aset milik daerah.

Nurul Adha mengatakan, keberadaan Taman Narmada tidak hanya penting dari sisi sejarah dan budaya, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan secara lebih optimal tanpa menghilangkan nilai pelestariannya.

"Hari ini kita mengunjungi Taman Narmada yang merupakan cagar budaya yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia. Luas kawasan yang masuk dalam cagar budaya sekitar 6 hektare, dan ini yang kita cek langsung di lapangan," ujar Nurul Adha.

Menurut perempuan yang akrab disapa Ummi Nurul Adha (UNA) itu, Lombok Barat memiliki berbagai kekayaan daerah yang dapat menjadi kekuatan ekonomi apabila dikelola secara terencana dan profesional.

Ia menilai, pengelolaan aset daerah tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan penerimaan pemerintah. Lebih dari itu, optimalisasi aset diharapkan dapat menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Kalau sumber pendapatan kita semakin banyak, maka bisa kita alokasikan untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya menegaskan.

Karena itu, kunjungan ke Taman Narmada menjadi bagian dari langkah awal pemerintah daerah untuk melihat kembali pola penataan, pengelolaan dan pemanfaatan kawasan tersebut. Pemerintah ingin memastikan aset yang dimiliki daerah tidak berhenti sebagai kawasan bersejarah, tetapi dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan.

Nurul Adha juga menyoroti keberadaan sejumlah bangunan bersejarah di kawasan Taman Narmada yang telah ada sejak masa kolonial Belanda. Nilai historis tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan arah penataan kawasan ke depan.

Secara keseluruhan, kawasan Taman Narmada memiliki luas sekitar 21 hektare. Sementara itu, bagian kawasan yang masuk dalam cagar budaya disebut sekitar 6 hektare. Sebagian area lainnya saat ini telah dimanfaatkan oleh masyarakat.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk melakukan penataan secara lebih jelas, terutama berkaitan dengan pengelolaan dan pemanfaatan aset. Penataan diharapkan mampu menjaga fungsi sejarah dan budaya kawasan sekaligus membuka peluang ekonomi yang tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat pun melihat Taman Narmada sebagai salah satu aset strategis yang memiliki potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan. Pengelolaan yang tepat diharapkan dapat memperkuat sektor pariwisata sekaligus menambah sumber penerimaan daerah.

"Kita ingin potensi yang dimiliki Lombok Barat dapat dikelola dengan baik sehingga manfaatnya kembali kepada daerah dan masyarakat," ucapnya.

Peninjauan lapangan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa optimalisasi aset daerah akan menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat kemampuan fiskal Lombok Barat. Namun, pengembangan kawasan tetap harus mempertimbangkan aspek pelestarian cagar budaya dan keberadaan masyarakat yang telah memanfaatkan sebagian kawasan.

Dengan penataan yang terukur, Taman Narmada diharapkan tidak hanya menjadi saksi sejarah Lombok Barat, tetapi juga mampu tumbuh sebagai aset produktif yang memberi nilai tambah bagi daerah.

"Potensi daerah harus kita kelola dengan baik agar memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk masyarakat," katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....