61 Pj Kades Dilantik, Bupati Lombok Timur Tekankan Netralitas Pilkades
- 18 Agt 2026 18:22 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya melantik dan mengambil sumpah 61 Penjabat (Pj.) Kepala Desa se-Lombok Timur. Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Bupati tersebut dihadiri Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, Sekda, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, camat, serta kepala desa yang purna tugas.
Dalam arahannya, Bupati H. Haerul Warisin menegaskan bahwa penetapan 61 Pj. Kades merupakan amanah dan kepercayaan besar dari masyarakat. Para Pj. Kades tersebut ditetapkan berdasarkan usulan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melalui tahapan verifikasi yang dilakukan pemerintah daerah.
“Jabatan ini merupakan amanah dan kepercayaan masyarakat. Karena itu, laksanakan dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan berintegritas,” ucap Haerul Warisin.
Ia mengingatkan bahwa meskipun masa jabatan Pj. Kades bersifat sementara hingga terpilihnya kepala desa definitif, kepemimpinan mereka menjadi cermin profesionalisme dan integritas sebagai aparatur pemerintahan. Menghadapi agenda Pilkades serentak yang dijadwalkan pada Februari mendatang, Bupati menginstruksikan seluruh Pj. Kades untuk bersikap adil, netral, dan tidak memihak kepada calon mana pun.
Keberhasilan Pj. Kades, menurutnya, dapat dilihat dari kemampuan menciptakan rasa aman, tenteram, dan damai di tengah masyarakat.
“Jangan berpihak kepada calon mana pun. Pj. Kades harus menjadi pengayom seluruh masyarakat dan memastikan pelaksanaan Pilkades berjalan aman, tertib, dan damai,” katanya.
Selain itu, Pj. Kades diminta berperan aktif dalam validasi data Perlindungan Sosial (Perlinsos). Mereka diminta turun langsung memastikan masyarakat miskin dan rentan di wilayah masing-masing terdata dengan benar agar tidak ada warga yang terlewat dari program bantuan pemerintah.
Dalam tata kelola pemerintahan desa, Bupati mengimbau Pj. Kades menerapkan pola hidup sederhana, mengedepankan silaturahmi, serta tidak menyampaikan janji-janji yang tidak realistis kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang tidak dapat ditangani secara individu.
“Segera kembali ke desa masing-masing, duduk bersama masyarakat, dengarkan persoalan mereka, dan selesaikan melalui silaturahmi serta koordinasi yang kuat,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa yang purna tugas. Ia memastikan pemenuhan hak pesangon sesuai ketentuan yang berlaku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....