Ketua DPRD Bima Bacakan Proklamasi, Serukan Kemerdekaan Hadir di Desa

  • 18 Agt 2026 11:51 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Ketua DPRD Kabupaten Bima, Diah Citra Pravitasari, membacakan teks Proklamasi pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Bima.

Pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Kabupaten Bima menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian upacara peringatan kemerdekaan yang dihadiri jajaran pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, TNI-Polri, aparatur sipil negara serta berbagai elemen masyarakat.

Bagi Diah Citra Pravitasari, momentum HUT ke-81 RI tidak boleh hanya dimaknai sebagai agenda seremonial tahunan. Peringatan kemerdekaan harus menjadi ruang refleksi untuk melihat sejauh mana pembangunan dan pelayanan pemerintah telah dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Ia menegaskan, semangat kemerdekaan harus diterjemahkan dalam bentuk pembangunan yang berkeadilan dan mampu menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Bima, termasuk masyarakat yang berada di daerah terpencil dan jauh dari pusat pemerintahan.

"Makna kemerdekaan hari ini harus kita wujudkan dalam bentuk pembangunan yang berkeadilan. Masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Bima memiliki hak yang sama untuk mendapatkan infrastruktur yang layak, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta pelayanan publik yang semakin baik," katanya usai upacara.

Menurut Dae Dita, sapaan akrabnya, Kabupaten Bima memiliki wilayah yang luas dengan kondisi geografis yang beragam.

Kondisi tersebut membutuhkan kebijakan pembangunan yang benar-benar memperhatikan kebutuhan masyarakat di setiap kecamatan dan desa.

Karena itu, pemerataan pembangunan harus menjadi perhatian bersama, terutama dalam pemenuhan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, air bersih, fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan hingga penguatan ekonomi masyarakat.

"Kemerdekaan harus hadir sampai ke desa-desa. Jangan sampai ada masyarakat yang merasa tertinggal karena akses jalan, pendidikan, kesehatan maupun pelayanan dasar lainnya masih terbatas. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama," ucapnya menegaskan.

Selain pembangunan fisik, Diah juga menilai kualitas pelayanan publik harus terus diperbaiki. Masyarakat membutuhkan pelayanan pemerintah yang cepat, mudah diakses, transparan dan responsif terhadap kebutuhan warga.

DPRD Kabupaten Bima, kata dia, akan terus menjalankan fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan guna memastikan setiap kebijakan serta program pemerintah daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Anggaran daerah pada akhirnya harus bermuara pada kepentingan rakyat. Setiap program pembangunan harus memiliki dampak yang jelas terhadap peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan HUT ke-81 RI sebagai momentum memperkuat persatuan dan gotong royong dalam membangun daerah.

Menurutnya, pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.

Kolaborasi antara pemerintah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, organisasi masyarakat, pemuda dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan Kabupaten Bima yang maju, adil dan sejahtera.

"Semangat para pejuang terdahulu harus kita lanjutkan dengan bekerja sungguh-sungguh untuk daerah. Persatuan harus menjadi kekuatan kita dalam mewujudkan Kabupaten Bima yang maju, adil dan sejahtera," ucapnya.

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan upacara dan perayaan semata.

Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat hingga pelosok desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....