Pemuda dan Mahasiswa KKN di Parado Soroti Persoalan LGBT

  • 17 Agt 2026 18:41 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Selain menyoroti peredaran narkoba dan perjudian, gabungan organisasi kepemudaan serta mahasiswa KKN di Kecamatan Parado, Kabupaten Bima, juga menyuarakan keresahan terhadap berbagai fenomena sosial yang mereka nilai berpotensi memengaruhi kehidupan dan masa depan generasi muda. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian dalam aksi tersebut adalah isu LGBT dan pergaulan bebas.

Aspirasi itu disampaikan melalui penandatanganan petisi yang digelar di Lapangan Desa Kuta, Kecamatan Parado, Senin 17 Agustus 2026 bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Para pemuda dan mahasiswa menilai perkembangan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat perlu mendapatkan perhatian bersama.

Mereka mendorong agar keluarga, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemerintah memperkuat pembinaan generasi muda.

Dalam pernyataan sikapnya, massa mendorong penguatan nilai-nilai agama, Pancasila, norma kesusilaan serta kearifan lokal dalam kehidupan masyarakat.

Menurut mereka, pembinaan tersebut penting dilakukan secara berkelanjutan, terutama di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang membuat generasi muda semakin mudah memperoleh berbagai informasi dan pengaruh dari luar.

Mereka juga mendorong agar persoalan sosial tidak hanya dihadapi melalui pendekatan penindakan, tetapi juga melalui pendidikan, pembinaan keluarga dan kegiatan positif bagi generasi muda.

"Kami ingin generasi muda di Parado memiliki lingkungan yang sehat, aman dan memiliki pegangan nilai agama serta budaya. Karena itu, semua pihak harus ikut mengambil peran," demikian semangat yang disampaikan dalam gerakan tersebut.

Aksi itu turut mendapat dukungan dari akademisi STKIP Taman Siswa Bima bersama elemen lainnya.

Keterlibatan kalangan akademisi dinilai penting untuk memberikan perspektif pendidikan serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan sosial melalui pendekatan edukatif dan pembangunan karakter.

Para pemuda berharap pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dapat memperkuat ruang-ruang positif bagi generasi muda melalui kegiatan keagamaan, pendidikan, olahraga, kreativitas dan kegiatan sosial.

Mereka menegaskan, menjaga generasi muda bukan hanya menjadi tugas pemerintah atau aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....