Dua Helikopter Dikerahkan pada Hari Kedua Pencarian Korban Kapal Terbakar
- 14 Agt 2026 09:32 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram — Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban insiden terbakarnya kapal penumpang di perairan Selat Lombok memasuki hari kedua Kamis 13 Agustus 2026. Tim SAR Gabungan memperluas pencarian dengan mengerahkan dua unit helikopter SGi Air Bali yang didukung Finns Search and Rescue dari Benoa, Bali.
Pengerahan armada udara dilakukan untuk memperluas jangkauan penyisiran di tengah luasnya wilayah perairan Selat Lombok. Personel Kantor SAR Mataram turut berada di dalam helikopter untuk memantau secara langsung titik-titik yang menjadi sasaran pencarian.
Helikopter pertama diberangkatkan dari Bali pada pukul 12.59 WITA dan tiba di Pelabuhan Lembar pada pukul 13.33 WITA. Hanya berselang tiga menit, helikopter tersebut kembali mengudara menuju area pencarian yang telah ditentukan.
Setelah menyelesaikan penyisiran dari udara, helikopter pertama mendarat kembali di Pelabuhan Lembar pada pukul 14.27 WITA sebelum selanjutnya bertolak menuju Bali.
Pencarian kemudian dilanjutkan menggunakan helikopter kedua yang tiba di Pelabuhan Lembar pada pukul 15.36 WITA. Helikopter tersebut langsung melaksanakan misi penyisiran di wilayah perairan yang menjadi fokus operasi dan kembali mendarat di Lembar pada pukul 16.30 WITA sebelum kembali ke Bali.
Di jalur laut, tim SAR Gabungan juga terus melakukan penyisiran menggunakan KN SAR Arjuna dan RIB 02 Mataram. Upaya pencarian dilakukan secara simultan dari darat, laut, dan udara untuk menemukan korban yang hingga kini masih belum diketahui keberadaannya. Berdasarkan laporan yang diterima Posko SAR, masih terdapat lima orang yang belum ditemukan.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengatakan pengerahan armada udara menjadi bagian penting dalam strategi pencarian karena mampu menjangkau area yang lebih luas dalam waktu relatif singkat.
“Pada hari kedua ini, kami memperkuat operasi pencarian melalui udara dengan menerbangkan dua unit helikopter SGi Air Bali yang didukung oleh Finns Search and Rescue, di mana personel kami turut on board di dalam penerbangan tersebut,” ujar Muhamad Hariyadi pada rilisnya.
Namun, hingga operasi ditutup pada pukul 18.00 WITA, seluruh upaya penyisiran dari darat, laut, maupun udara belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Tim SAR Gabungan memastikan operasi akan kembali dilanjutkan pada Jumat (14/8) dengan mengoptimalkan seluruh unsur dan sarana yang tersedia. Pencarian akan terus dilakukan hingga korban yang masih dinyatakan hilang berhasil ditemukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....