PMI NTB Kirim Dua Truk Tangki Air Bantu Korban Gempa NTT

  • 28 Agt 2026 10:35 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • PMI Provinsi Nusa Tenggara Barat mengerahkan dua unit truk tangki air untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
  • Pelepasan bantuan dilakukan pada Jumat 28 Agustus 2026 dari Markas PMI Provinsi NTB di Kota Mataram dan Markas PMI Lombok Timur.
  • Bantuan berupa truk tangki air dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga di wilayah yang terdampak bencana gempa bumi.

RRI.CO.ID, Mataram - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mengerahkan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kali ini, PMI NTB melepas dua unit truk tangki air untuk mendukung kebutuhan air bersih warga di wilayah terdampak.

Pelepasan dua unit truk tangki air tersebut dilakukan di Markas PMI Provinsi NTB, Jumat 28 Agustus 2026. Satu unit diberangkatkan dari Markas PMI Provinsi NTB di Kota Mataram, sementara satu unit lainnya diberangkatkan dari Markas PMI Lombok Timur.

Pelepasan dilakukan Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) PMI Provinsi NTB Fahrul, mewakili Plt Ketua PMI NTB, NS Lalu R. Doddy Setiawan.

"Hari ini, untuk PMI Provinsi NTB kita lepas dua mobil tangki air ke NTT. Satu di Markas PMI Provinsi NTB di Kota Mataram dan satu unit di Markas PMI Lombok Timur. Ini untuk menindak lanjuti arahan Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla," ujar Fahrul dalam sambutannya kepada awak media usai pelepasan.

Menurut Fahrul, pengiriman truk tangki air tersebut ditujukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak gempa bumi di NTT.

Sebelumnya, PMI Provinsi NTB juga telah mengirimkan 300 paket bantuan serta belasan relawan ke sejumlah wilayah terdampak gempa NTT.

Para relawan PMI NTB tersebut tergabung dalam misi kemanusiaan KR-BNN NTB yang diinisiasi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. Saat ini, para relawan telah tersebar di sejumlah wilayah terdampak bencana.

"Khusus, pengiriman mobil tangki air dari PMI NTB, akan tergabung dalam tim dari PMI Pusat yang kebetulan Ketua Umum Jusuf Kalla akan datang meninjau ke NTT besok," kata Fahrul.

Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi NTB itu menambahkan, perjalanan dua unit truk tangki air menuju NTT diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua hari. Kedua kendaraan tersebut akan langsung menuju Kabupaten Manggarai Barat.

"Untuk personilnya dua truk itu, yakni dua orang sopir saja. Dan mari kita bedoa agar truk tangki air ini dapat selamata sampai tujuan untuk melayani warga terdampak gempa NTT," ucap Fahrul.

Sebelumnya, Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla menegaskan bahwa bantuan PMI untuk korban gempa NTT tidak hanya berasal dari pusat.

Bantuan juga dikerahkan melalui jaringan PMI di sejumlah daerah, termasuk Kupang, Bali, NTB, dan Surabaya. Jaringan PMI di daerah dinilai memiliki posisi strategis untuk mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

"Karena bukan hanya dari pusat, mulai dari PMI di Kupang, Bali, NTB, Surabaya, kita punya gudang-gudang yang memberikan langsung. Satu hari sudah sampai di sana," ungkapnya.

Selain bantuan logistik, PMI juga memberikan dukungan dana kepada PMI setempat untuk mendukung operasional dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat secara lokal.

"Di samping bantuan yang lain, di samping kita berikan ke PMI setempat cash untuk operasional dan bantu lokal. Kita lebih mengutamakan bantuan lokal," tegas Jusuf Kalla.

Sebelumnya, PMI Pusat bersama Kalla Lines juga telah melepas Kapal Kemanusiaan hasil kerja sama Palang Merah Indonesia (PMI) pada Sabtu malam (22/8/2026).

Kapal tersebut diberangkatkan menuju NTT dengan membawa 258 ton bantuan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi.

Ratusan ton bantuan tersebut terdiri dari berbagai kebutuhan dasar masyarakat, di antaranya 10.000 sarung, 20.000 pakaian, 5.000 daster, 4.000 Al-Qur'an, 3.000 terpal, 2.000 air mineral, 1.000 hygiene kit, 1.000 dignity kit, 500 baby kit, 500 kitchen kit, 1.000 matras, 1.000 selimut, 1.500 jeriken, serta berbagai perlengkapan lainnya.

PMI juga mengirimkan 25 unit tenda berukuran 6x12 meter, 25 unit toilet portable, 10 unit kendaraan tangki air, 10 unit mobil pick up, dan tujuh unit double cabin untuk mendukung operasional di lapangan.

Bantuan pendukung lainnya berupa 1.200 lampu surya, 1.000 radio, 1.000 senter, 500 sekop, 500 gerobak sorong, 200 sprayer, 200 paket alat pelindung diri (APD), helm, serta perlengkapan untuk anak-anak turut dikirimkan.

Terpisah, Plt Ketua PMI NTB NS Lalu R. Doddy Setiawan mengatakan, berdasarkan hasil asesmen awal, kebutuhan mendesak masyarakat terdampak gempa NTT meliputi tenda, terpal, air bersih, makanan siap saji, obat-obatan, alat berat, dan genset.

Karena NTB menjadi salah satu wilayah yang relatif dekat dengan lokasi bencana, PMI NTB turut mengirimkan sejumlah kebutuhan logistik untuk membantu masyarakat terdampak.

Bantuan yang disiapkan PMI NTB terdiri dari 75 hygiene kit, 75 selimut, 75 matras, dan 75 terpal.

"Bantuan yang kami siapkan ini melengkapi bantuan yang dikirimkan oleh BPBD NTB, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan NTB. Nanti, semua bantuan sesuai arahan Pak Gubernur menjadi satu kesatuan bersama untuk dapat meringankan beban para korban gempa NTT," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....