Pasca Kebakaran KMP Putri Yasmin, Abdul Hadi Minta ASDP Berbenah Total
- 13 Agt 2026 19:11 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat — Peristiwa kebakaran KMP Putri Yasmin menjadi perhatian serius Anggota Komisi V DPR RI Abdul Hadi, S.E., M.M. Ia turun langsung menjenguk sejumlah korban yang menjalani perawatan di RSUD Tripat, Lombok Barat.
Dalam kunjungan tersebut, Abdul Hadi berbincang dengan para korban sekaligus memastikan kondisi mereka setelah insiden kebakaran kapal yang terjadi sekitar pukul 04.50 Wita.
Abdul Hadi mengatakan, perhatian terhadap korban tidak boleh berhenti pada penanganan medis. Menurut dia, pendataan penumpang secara menyeluruh juga menjadi bagian penting setelah terjadi kecelakaan transportasi laut.
"Yang paling utama saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan dengan baik dan seluruh penumpang terdata secara jelas," ujarnya. Kamis 13 Agustus 2026.
Ia juga meminta pihak ASDP Lembar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan, baik di kawasan pelabuhan maupun dalam proses pelayanan penyeberangan.
Menurut Abdul Hadi, keselamatan penumpang harus ditempatkan sebagai prioritas utama. Sistem keamanan yang kuat, kata dia, harus dibarengi dengan kesiapan petugas serta fasilitas keselamatan yang memadai ketika menghadapi situasi darurat.
"Keselamatan penumpang tidak boleh menjadi hal yang sekunder. Setiap kemungkinan keadaan darurat harus diantisipasi dengan sistem dan peralatan yang benar-benar siap digunakan," katanya menegaskan.
Abdul Hadi menilai insiden KMP Putri Yasmin harus menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan transportasi laut untuk memperbaiki standar keselamatan. Evaluasi tidak hanya menyasar prosedur, tetapi juga kesiapan sarana dan prasarana pendukung.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas peralatan keselamatan menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian serius. Kesiapan tersebut dinilai penting agar petugas dapat bergerak cepat apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.
"Ini menjadi catatan khusus bagi kami. Ke depan, pengamanan dan kesiapan peralatan harus lebih ditingkatkan agar keselamatan penumpang benar-benar menjadi prioritas," ucapnya.
Abdul Hadi berharap kejadian tersebut tidak kembali terulang. Ia mendorong seluruh pihak terkait menjadikan insiden itu sebagai bahan evaluasi untuk membangun sistem transportasi laut yang lebih aman, responsif, dan mampu memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.
"Jangan sampai kejadian ini hanya berhenti sebagai sebuah peristiwa. Harus ada evaluasi dan perbaikan nyata agar keselamatan penumpang semakin terjamin," katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....