Pencarian Korban KMP Putri Yasmin, SAR Perluas Penyisiran hingga Nusa Penida

  • 15 Agt 2026 11:25 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram — Memasuki hari keempat operasi pencarian, Tim SAR gabungan terus memperluas penyisiran. Operasi tersebut untuk menemukan empat korban yang masih hilang pasca terbakarnya KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok.

Pencarian pada Sabtu, 15 Agustus 2026 dilakukan dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). Strategi ini diterapkan untuk memperluas jangkauan pencarian, baik di wilayah perairan maupun sepanjang pesisir.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menjelaskan bahwa pembagian SRU dilakukan untuk memaksimalkan cakupan area pencarian laut dan pesisir.

"Hari ini pencarian kami bagi menjadi tiga sektor utama. SRU 1 memperluas area penyisiran di perairan timur lokasi kejadian seluas 48 NM² menggunakan RIB 02 Mataram. SRU 2 melakukan penyisiran pesisir pantai dari Pelabuhan Tembowong hingga Bangko-Bangko sejauh 15 NM². Sementara SRU 3 dikerahkan dari Pelabuhan Sampalan menggunakan RIB 02 Klungkung bersama personel Unit Siaga SAR Nusa Penida untuk menyisir perairan selatan Nusa Penida seluas 32 NM²," ujarnya.

Perluasan pencarian hingga perairan selatan Nusa Penida menjadi bagian dari upaya Tim SAR untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus dari lokasi kejadian.

Berdasarkan rekapitulasi terbaru Posko SAR, sebanyak 212 penumpang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan satu orang dinyatakan meninggal dunia.

Sementara empat orang lainnya hingga kini masih dalam pencarian. Keempat korban yang masih dicari tersebut yakni Yasir Arafat, Selvina Rambu Mayi, I Made Sutarjana, dan Slamet Yulianto.

Operasi pencarian melibatkan kekuatan gabungan dari Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, Kru Finns SGi Air Bali dan Finns Search And Rescue, Ditpolair Polda NTB, KSOP Lembar, BKK Lembar, SROP Lembar, JRP, BPTB, Gapasdap, DVI Biddokkes Polda NTB, Dikes Lobar, RSUD Tripat, RSUD Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, ASDP, serta Puskesmas Jembatan Kembar.

Untuk mendukung operasi, sejumlah alat utama dan sarana pendukung dikerahkan. Di antaranya KN SAR 220 Mataram, RBB Mataram, RIB 02 Mataram, KN SAR Arjuna, RIB 02 Klungkung, KAL Belongas, KAL Lembar, RIB Nusa Penida, Helikopter Finns SGi Air Bali, KMP Portlink II, KMP Parama Kalyani, Kapal Polair KP XXI-2015, Yacht Still Here, Yacht No Comment, serta armada ambulans dari RSUD Provinsi NTB.

Memasuki hari keempat, pencarian empat korban tersebut masih terus dilakukan dengan memperluas cakupan wilayah. Tim SAR mengoptimalkan seluruh unsur dan armada yang tersedia untuk menemukan korban yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....