Transformasi Pramuka di Era Digital: Dari Tali-Temali menuju AI dan Robotik
- 13 Agt 2026 16:16 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram — Gerakan Pramuka kini tidak lagi sebatas tentang keterampilan bertahan hidup di alam terbuka atau teknik tali-temali konvensional. Di tengah derasnya arus modernisasi, Kepramukaan dituntut bertransformasi agar tetap relevan dengan cara pandang dan kebutuhan generasi muda di era digital.
Waka Humas Kwartir cabang gerakan pramuka Kota Mataram Mulhakim mengatakan tantangan utama Pramuka masa kini adalah menyelaraskan visi pembinaan dengan dinamika zaman. Kesenjangan cara pandang antara pola Kepramukaan era lama dan era modern kini dijembatani dengan menitikberatkan pengembangan mental adaptif serta penguasaan teknologi informasi.
"Pramuka hari ini lebih fokus pada bagaimana kita menitikberatkan pada mental dan teknologi anak-anak kita. Cara pandang kita terhadap Kepramukaan harus disesuaikan dengan era sekarang," ujar Mulhakim.Kamis 13 Agustus 2026.
Sebagai langkah konkret merespons tantangan tersebut, Kwarcab meluncurkan wadah pembinaan khusus bertajuk Saka IT. Melalui satuan karya ini, para anggota Pramuka dididik untuk memiliki pemahaman standar mengenai teknologi mutakhir.
"Materi yang diajarkan tidak main-main mulai dari pemahaman kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI.Red), dasar-dasar pemrogramaan (coding), hingga bidang robotik."Kata Mulhakim yang juga Lurah Pejarakan ini menjelaskan.
Meski demikian, penguatan literasi digital ini tidak serta-merta menggeser kurikulum dasar Kepramukaan. Di tingkat pangkalan atau Gugus Depan (Gudep) yang berbasis di sekolah-sekolah, materi utama Kepramukaan tetap dijalankan. Namun, para pembina dan pelatih diberi ruang untuk mengkolaborasikannya dengan pendekatan teknologi kekinian.
Komitmen pembinaan modern ini sejatinya berbanding lurus dengan pencapaian prestasi. Momentum Hari Pramuka tahun ini menjadi pembuktian nyata setelah Kwarcab resmi memberangkatkan 32 anggota Pramuka terbaik untuk berlaga di ajang Jambore Nasional di Jakarta.
Para kontingen tersebut telah melewati serangkaian persiapan matang dan gemblengan khusus sebelum dilepas untuk berkompetisi di tingkat nasional.
"Komitmen kita di pangkalan adalah bagaimana adik-adik tetap berjiwa Pramuka dengan fokus kekinian—seperti penguasaan teknologi, pola pikir positif, dan jiwa nasionalisme yang tetap membara," Ujar Mulhakim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....