KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Sekotong
- 12 Agt 2026 07:53 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat — Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin dilaporkan mengalami kebakaran saat melintasi perairan dekat Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu 12 Agustus 2026 pagi. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.30 Wita ketika kapal tengah menjalani pelayaran dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.
Informasi mengenai insiden itu dibenarkan Humas SAR Mataram, I Gusti Lanang Wiswananda. Konfirmasi tersebut disampaikan ketika pihaknya dimintai keterangan terkait laporan kebakaran KMP Putri Yasmin pada Rabu pagi.
“Iya,” jawab Lanang saat dikonfirmasi mengenai informasi kebakaran kapal tersebut, ujarnya.
Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun, proses penyelamatan dan evakuasi penumpang dilakukan setelah api dilaporkan muncul di kapal.
Pertolongan juga datang dari KMP Port Link 2 yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Kapal tersebut dilaporkan ikut membantu proses evakuasi terhadap penumpang KMP Putri Yasmin.
Informasi keberadaan KMP Port Link 2 di sekitar lokasi disampaikan salah seorang penumpangnya, Juni Arta. Kehadiran kapal lain di sekitar titik kejadian menjadi bagian penting dalam upaya penanganan awal insiden tersebut.
Meski demikian, hingga pukul 07.23 Wita, belum terdapat keterangan resmi mengenai jumlah penumpang yang berada di dalam KMP Putri Yasmin saat kebakaran terjadi.
Begitu pula dengan penyebab munculnya api maupun kondisi terkini kapal belum dapat dipastikan. Informasi mengenai situasi kapal masih menunggu laporan resmi dari petugas yang berada di lapangan.
KMP Putri Yasmin diketahui merupakan salah satu armada yang melayani lintasan penyeberangan Padangbai-Lembar. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, kapal tersebut memiliki kapasitas hingga 220 penumpang.
Insiden ini menjadi perhatian karena jalur Padangbai-Lembar merupakan salah satu lintasan penyeberangan yang menghubungkan Bali dan Pulau Lombok.
Hingga berita ini disusun, informasi mengenai jumlah penumpang yang berhasil dievakuasi, kemungkinan adanya korban, kondisi kapal, serta penyebab kebakaran masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.
Petugas SAR, KSOP, dan pihak operator kapal masih menjadi sumber yang dinantikan untuk memastikan perkembangan penanganan insiden tersebut. Informasi akan diperbarui berdasarkan data resmi yang dapat diverifikasi.
“Kami masih menunggu informasi lengkap dari petugas terkait kondisi di lokasi,” katanya menegaskan.
Perkembangan penanganan KMP Putri Yasmin, termasuk kondisi penumpang dan kapal, masih dalam pemantauan. Kepastian mengenai penyebab kebakaran juga menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang, ucapnya.
“Informasi selanjutnya akan disampaikan setelah data di lapangan terkonfirmasi,” katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....