Merah Putih Menyatukan Langkah Warga Mataram
- 07 Agt 2026 16:24 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Ribuan warga memadati Lapangan Sangkareang, Kota Mataram, Jumat 7 Agustus 2026, untuk mengikuti Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Peserta dari berbagai kalangan berjalan kaki membagikan bendera kepada masyarakat sebagai simbol penguatan semangat kebangsaan dan persatuan.
Pawai kebangsaan tersebut mengambil rute dari Lapangan Sangkareang menuju Jalan Catur Warga, Jalan Airlangga, Jalan Pejanggik, dan berakhir di simpang empat Kantor Gubernur NTB. Sepanjang perjalanan, bendera Merah Putih dibagikan kepada masyarakat, mulai dari anak-anak, pengendara, hingga warga yang berada di tepi jalan. Momen itu menghadirkan suasana hangat sekaligus menggambarkan tingginya antusiasme masyarakat menyambut bulan kemerdekaan.
Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana mengatakan, Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih memiliki makna lebih dari sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, bendera Merah Putih merupakan simbol yang mengingatkan seluruh masyarakat terhadap sejarah perjuangan bangsa dan cita-cita para pendiri negara.
"Bendera bukan sekadar kain berwarna merah dan putih. Ia adalah pengingat tentang sejarah, tentang pengorbanan, dan tentang cita-cita yang diwariskan kepada setiap generasi," ujarnya, Jumat 7 Agustus 2026.
Mohan menilai semangat kebangsaan harus terus dirawat melalui keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kehadiran Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Hj. Indah Dhamayanti Putri, Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman, jajaran pemerintah provinsi dan kota, pelajar, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan menjadi ruang bersama untuk memperkuat rasa persatuan tanpa memandang latar belakang.
Bagi Pemerintah Kota Mataram, Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih menjadi ikhtiar membangun kembali kesadaran kolektif akan pentingnya nasionalisme di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis.
"Gerakan ini mengingatkan kita mengapa bangsa ini tetap berdiri tegak setelah melewati perjalanan panjang yang penuh ujian. Semangat persatuan itulah yang harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi berikutnya," kata Mohan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....