Gubernur Iqbal Pastikan Tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran Desa Adat Sade
- 23 Agt 2026 06:51 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran besar yang melanda Desa Adat Sade, Lombok Tengah.
- Pemerintah kini fokus memastikan keselamatan warga, memenuhi kebutuhan dasar, dan menyiapkan langkah pemulihan kawasan.
RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran besar yang melanda Desa Adat Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Sabtu malam, 22 Agustus 2026.
Kepastian itu disampaikan Iqbal saat meninjau langsung lokasi kebakaran. Ia mengatakan informasi tersebut diperoleh setelah berkoordinasi dengan kepolisian dan pemerintah desa setempat.
“Yang penting sekarang tidak ada korban. Tadi dari teman-teman Polres, dari Kasus, Kades, alhamdulillah sejauh ini tidak ada korban,” ujar Iqbal di lokasi kebakaran.
Menurut Iqbal, keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah di tengah upaya pemadaman api yang masih berlangsung. Pemerintah bersama aparat dan petugas pemadam kebakaran terus memastikan warga berada di tempat yang aman.
Kebakaran melanda kawasan permukiman Desa Adat Sade pada Sabtu malam. Api dengan cepat membesar dan menjalar dari satu bangunan ke bangunan lainnya. Kondisi rumah adat yang banyak menggunakan material kayu, bambu, dan alang-alang membuat kobaran api sulit dikendalikan.
Petugas pemadam kebakaran Lombok Tengah dibantu armada dari sejumlah daerah di Pulau Lombok dikerahkan untuk memadamkan api. Aparat TNI-Polri dan masyarakat juga turut membantu proses penanganan.
Iqbal datang ke lokasi kebakaran tak lama setelah tiba dari Nusa Tenggara Timur. Selama empat hari sebelumnya, ia berada di NTT untuk mendampingi misi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bermagnitudo 7,7.
Begitu menerima laporan mengenai kebakaran di Sade, Iqbal langsung menuju lokasi untuk melihat kondisi warga dan memastikan penanganan berjalan.
Ia mengatakan pemerintah tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman. Setelah keselamatan warga dipastikan, kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak juga harus segera ditangani.
“Yang paling penting saat ini adalah bagaimana seluruh masyarakat dan warga dalam keadaan selamat,” katanya.
Pemerintah Desa Rambitan telah menyiapkan bangunan Koperasi Desa Merah Putih sebagai lokasi pengungsian sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Iqbal meminta kebutuhan pangan, sandang, keamanan, serta aktivitas sosial ekonomi warga terdampak menjadi perhatian pemerintah.
“Yang pertama sekarang dan harus cepat adalah bagaimana kebutuhan dan rasa aman masyarakat yang rumahnya terbakar kita perhatikan. Kebutuhan sandang, pangan, dan aktivitas sosial ekonomi mereka harus kita pastikan,” ujarnya.
Selain kebutuhan dasar, Iqbal meminta keberlangsungan pendidikan anak-anak di Sade tetap diperhatikan.
Kebakaran yang menghanguskan rumah warga dikhawatirkan berdampak terhadap aktivitas sehari-hari keluarga, termasuk pendidikan anak. Karena itu, pemerintah akan memastikan anak-anak tetap dapat bersekolah selama proses pemulihan berlangsung.
“Anak-anak kita pastikan pendidikannya tidak terganggu,” tegasnya.
Iqbal mengatakan pemerintah akan segera berkoordinasi dengan Bupati Lombok Tengah dan pihak terkait untuk menentukan langkah penanganan pascakebakaran.
Selain pendataan kerusakan dan pemenuhan kebutuhan pengungsi, pemerintah mulai memikirkan pemulihan dan rekonstruksi kawasan Desa Adat Sade.
“Saya akan segera berkomunikasi dengan Bupati Lombok Tengah untuk mengambil langkah cepat dan tepat. Nanti kita pikirkan bagaimana merekonstruksi kembali Desa Adat Sade,” kata Iqbal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....