Wali Kota: Keamanan Kota adalah Investasi Pembangunan
- 04 Agt 2026 16:01 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram memperkuat pengawasan keamanan dan ketertiban masyarakat dengan meningkatkan patroli terpadu bersama TNI dan Polri. Langkah ini diambil sebagai respons atas sejumlah peristiwa yang terjadi di ruang publik dan sempat menjadi perhatian masyarakat.
Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan fondasi utama bagi pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah tidak ingin berbagai tindakan yang melanggar hukum terus berulang hingga menciptakan citra negatif bagi Kota Mataram.
"Kami tetap memantau situasi dan aktivitas masyarakat. Beberapa lokasi yang menjadi titik berkumpul masyarakat untuk berinteraksi sosial juga menjadi perhatian kami. Ada beberapa peristiwa yang terjadi dan ini menjadi hal yang serius serta menjadi atensi kami," ujar Mohan, Selasa 4 Agustus 2026.
Menurutnya, sebagai kota yang terus berkembang, Mataram membutuhkan suasana yang aman dan tertib agar aktivitas ekonomi, sosial, maupun investasi dapat berjalan dengan baik. Ia menilai keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kesadaran seluruh masyarakat.
"Keamanan dan ketertiban itu merupakan investasi yang sangat berharga bagi kita semua dalam proses membangun daerah. Jangan sampai tindakan melanggar hukum kemudian menjadi viral di media dan justru memberikan citra yang kurang baik bagi daerah di mata masyarakat luas," katanya.
Untuk itu, Pemkot Mataram akan memperkuat patroli rutin dengan melibatkan Satpol PP, Kepolisian, dan TNI di sejumlah titik yang selama ini menjadi lokasi berkumpulnya warga, terutama pada malam hari.
"Kami akan memperketat pengawasan dan melakukan patroli bersinergi dengan Kepolisian dan TNI untuk melihat tempat-tempat yang selama ini menjadi lokasi berkumpul masyarakat, supaya suasana ketenangan dan ketertiban tetap terjaga di Kota Mataram," tegas Mohan.
Ia mengakui bahwa pengawasan tidak dapat dilakukan selama 24 jam penuh oleh Satpol PP karena keterbatasan personel dan luasnya wilayah yang harus dipantau. Selain itu, dinamika aktivitas masyarakat yang terus berubah juga menjadi tantangan tersendiri.
"Tentu tidak bisa 24 jam. Patroli dilakukan di beberapa titik dan ada situasi tertentu yang memang luput karena aktivitas masyarakat cukup dinamis dan kompleks. Yang kami lakukan adalah tetap menjalankan patroli dan pengawasan secara prosedural," jelasnya.
Mohan pun mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kondusivitas Kota Mataram. Menurutnya, partisipasi warga menjadi kunci agar berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.
"Saya menghimbau adanya kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga agar tidak terjadi peristiwa-peristiwa yang menonjol dan berdampak kurang baik terhadap daerah," kata Mohan Menghimbau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....