Smelter AMMAN Dibuka ke Publik, Warga Sumbawa Barat Diberi Ruang

  • 04 Agt 2026 12:54 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Sumbawa Barat — PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) kembali membuka ruang dialog dengan masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat. Forum komunikasi yang digelar pada 31 Juli 2026 tersebut menjadi momentum perusahaan untuk menyampaikan perkembangan operasional smelter sekaligus mendengar dan memperkuat komunikasi dengan masyarakat.

Forum itu tidak sekadar menjadi agenda penyampaian informasi perusahaan. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya AMMAN membangun hubungan yang terbuka, konstruktif, dan berkelanjutan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Vice President Corporate Communications AMMAN, Kartika Octaviana, mengatakan komunikasi yang terjaga antara perusahaan dan masyarakat merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan operasional.

“Forum komunikasi ini menjadi bagian dari komitmen AMMAN untuk terus membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat. Bagi kami, dialog yang berkelanjutan menjadi fondasi penting dalam mendukung operasional smelter yang aman dan bertanggung jawab agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi ekonomi daerah dalam jangka panjang,” ujar Kartika.

Dalam forum tersebut, AMMAN turut memaparkan perkembangan operasional smelter kepada masyarakat. Penjelasan itu mencakup berbagai langkah perusahaan untuk memastikan kegiatan operasional berjalan aman, andal, serta tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.

Tak hanya aspek operasional, perhatian terhadap lingkungan juga menjadi bagian penting yang disampaikan dalam komunikasi tersebut. AMMAN menegaskan komitmennya menjalankan pengelolaan lingkungan secara bertanggung jawab melalui pemantauan yang dilakukan secara berkala sesuai standar dan regulasi pemerintah.

Keterbukaan informasi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aktivitas industri pertambangan dan hilirisasi di Kabupaten Sumbawa Barat.

AMMAN memastikan komunikasi dengan masyarakat tidak berhenti pada satu forum. Sosialisasi dan dialog secara berkala akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

Langkah itu sekaligus diarahkan untuk memperkuat dukungan terhadap pengembangan industri hilirisasi nasional. Dengan komunikasi yang konsisten, perusahaan berharap keberadaan smelter tidak hanya berjalan secara aman dan bertanggung jawab, tetapi juga mampu memberikan kontribusi ekonomi yang berkelanjutan bagi Kabupaten Sumbawa Barat.

“Melalui komunikasi yang berkesinambungan, AMMAN berharap dapat terus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan industri hilirisasi nasional yang memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi Kabupaten Sumbawa Barat,” katanya menegaskan.

Forum komunikasi tersebut menjadi gambaran bahwa keberlanjutan industri tidak hanya ditentukan oleh kelancaran kegiatan operasional, tetapi juga oleh kualitas hubungan perusahaan dengan masyarakat.

Dengan membuka ruang dialog secara rutin, AMMAN berupaya menjaga komunikasi tetap berjalan dua arah. Langkah itu diharapkan mampu memperkuat pemahaman masyarakat mengenai operasional smelter sekaligus menopang keberlanjutan industri hilirisasi di Sumbawa Barat, ucapnya.

“Komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan merupakan bagian penting dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....