Pemprov NTB Benahi Drainase dan Gorong-gorong di Ruas Suela-Sembalun
- 04 Agt 2026 07:02 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Pemprov NTB membersihkan drainase, gorong-gorong, dan bahu jalan di ruas Suela-Sembalun sepanjang 11,60 kilometer untuk mencegah genangan air.
- Pemeliharaan yang ditargetkan selesai pekan ini diharapkan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengendara.
RRI.CO.ID, Lomok Timur - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Pulau Lombok terus melakukan pemeliharaan rutin di ruas jalan Suela-Sembalun Bumbung, Kabupaten Lombok Timur. Pekerjaan difokuskan pada perawatan ruang milik jalan (Rumija), pemeliharaan saluran drainase, serta pembersihan gorong-gorong guna menjaga kelancaran fungsi jalan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Pulau Lombok, Kusnadi, mengatakan pemeliharaan dilakukan pada ruas sepanjang 11,60 kilometer dengan melibatkan 16 petugas. Pekerjaan telah dimulai sejak pertengahan Juli dan ditargetkan selesai pada pekan ini.

"Penanganan meliputi perawatan Rumija, pemeliharaan saluran drainase, dan pembersihan gorong-gorong. Kegiatan dimulai sejak pertengahan Juli dan direncanakan selesai minggu ini," kata Kusnadi saat dikonfirmasi, Senin 3 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, sebelum dilakukan penanganan, kondisi bahu jalan dipenuhi rumput dan semak yang tumbuh lebat sehingga mengurangi jarak pandang pengendara. Sementara itu, saluran drainase juga dipenuhi gulma serta material longsoran dari lereng bukit yang menghambat aliran air.
Akibatnya, saat hujan turun, ruas jalan Suela-Sembalun kerap tergenang karena air tidak dapat mengalir dengan lancar. Kondisi tersebut diperparah oleh gorong-gorong yang tersumbat material longsoran, tanah, dan tumbuhan liar.
"Beberapa gorong-gorong juga tertutup material longsoran serta ditumbuhi rumput dan gulma sehingga kapasitas aliran air berkurang," ujarnya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, petugas melakukan pembersihan bahu jalan, mengangkat material longsoran dari saluran drainase, membersihkan gorong-gorong, hingga memangkas ranting pohon yang menjuntai ke badan jalan.
"Ranting-ranting pohon yang berada di atas badan jalan dan posisinya rendah juga dipangkas agar tidak mengganggu kendaraan yang melintas," jelas Kusnadi.
Menurutnya, pemeliharaan rutin ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi drainase sehingga aliran air hujan mengalir lancar ke saluran pembuangan. Dengan demikian, genangan air di badan maupun bahu jalan dapat diminimalkan.
"Harapannya setelah drainase dibersihkan tidak ada lagi genangan air di bahu jalan. Kondisi ini tentu akan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang melintas di ruas Suela-Sembalun," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....