Sempat Krisis, Air Kembali Mengalir di Gili Trawangan
- 11 Sep 2026 16:13 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Air bersih kembali mengalir di Gili Trawangan setelah Pemprov NTB, Polda NTB, dan Pemkab Lombok Utara turun tangan menangani persoalan distribusi.
- Pemulihan layanan membuat masyarakat dan pelaku pariwisata mulai tenang, sementara pemerintah menyiapkan solusi permanen.
RRi.CO.ID, Mataram - Air bersih kembali mengalir di Gili Trawangan, Lombok Utara. Layanan air dipulihkan setelah Pemprov NTB bersama Polda NTB, Pemkab Lombok Utara dan Forkopimda turun tangan menangani persoalan tersebut.
Pemulihan ini membuat aktivitas masyarakat dan pariwisata di Gili Trawangan mulai kembali normal. Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal mengatakan persoalan air tersebut telah dibahas bersama Forkopimda NTB dan Bupati Lombok Utara sejak Senin 7 September 2026.
Menurut Iqbal, persoalan air tidak bisa hanya dipandang sebagai urusan bisnis antarpihak. Pemerintah harus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
"Ini fokus kita bukan sekadar soal bisnis perusahaan, ini soal pelayanan kebutuhan dasar masyarakat," kata Iqbal, Jumat, 11 September 2026.
Pembahasan itu kemudian ditindaklanjuti di lapangan. Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja turun langsung ke Gili Trawangan untuk memastikan kesepakatan yang telah dibuat segera dijalankan.
"Dari hasil pembahasan, Kapolda turun langsung memastikan implementasi kesepakatan. Terima kasih buat Pak Kapolda," ujar Iqbal.
| Baca juga: DPRD NTB Soroti Krisis Air di Gili Tramena |
Setelah itu, sistem produksi air kembali diaktifkan. Distribusi air kepada masyarakat dan pelaku usaha di Gili Trawangan pun mulai berjalan.
Ketua Gili Hotel Association (GHA) Lalu Kusnawan menyebut kondisi Gili Trawangan kini berangsur normal.
"Terima kasih Pemprov NTB. Wabil khusus Pak Gubernur yang sudah memberikan best effort untuk bisa mengatasi masalah ini. Dan alhamdulillah kehidupan sudah berangsur normal di Gili Trawangan," kata Kusnawan.
Hal senada disampaikan pelaku industri pariwisata, Raisman Purnawadi. Menurutnya, masyarakat mulai kembali tenang setelah suplai air pulih.
"Kehidupan mulai pulih di Gili Trawangan. Masyarakat sudah mulai tenang. Semoga solusi permanen segera diwujudkan," ujarnya.
Iqbal menegaskan pemulihan air menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sekaligus keberlangsungan pariwisata Gili Trawangan.
"Solusi jangka pendek sudah kita lakukan. Targetnya jelas. Pariwisata pulih. Kehidupan masyarakat tidak terganggu karena ini menyangkut air yang jadi kebutuhan dasar. Pada saat yang sama solusi permanen harus kita siapkan," tegas Iqbal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....