Diduga Gara-gara HP yang Dicas, Rumah di Perum GPA Lingsar Terbakar

  • 02 Agt 2026 21:06 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Sebuah rumah di Perumahan Graha Permata Alam (GPA) Blok AF 2, Desa Duman, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, terbakar pada Sabtu 1 Agustus 2026 pagi. Polisi menduga kebakaran dipicu telepon genggam yang sedang diisi daya di dalam rumah.

Kapolsek Lingsar AKP Wiwin Widarti menjelaskan, rumah milik Febriansyah (34 tahun) itu dalam keadaan kosong ketika api muncul sekitar pukul 08.00 Wita. Pemilik rumah bersama istrinya sedang mengantar anak ke sekolah.

Seorang warga pertama kali melihat kepulan asap keluar dari atap rumah. Warga bersama petugas keamanan perumahan kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

“Warga juga mendobrak pintu rumah untuk menyelamatkan barang-barang milik korban sambil menunggu petugas pemadam kebakaran,” ujar Wiwin.

Sebanyak enam unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi. Empat unit berasal dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Mataram dan dua unit dari Lombok Barat. Petugas PLN turut memutus aliran listrik untuk memudahkan proses pemadaman.

“Sekitar jam 10.10 Wita api berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut,” ungkap Wiwin.

Wiwin memimpin penanganan di lokasi bersama personel Polsek Lingsar. Polisi mengamankan area, memeriksa saksi, dan berkoordinasi dengan perangkat desa untuk menyelidiki penyebab kebakaran.

Berdasarkan keterangan awal saksi dan korban, sumber api diduga berasal dari telepon genggam yang sedang diisi daya di atas sajadah di samping tempat tidur. Lokasi tersebut berada di dekat sejumlah barang yang mudah terbakar. Polisi masih menghitung kerugian akibat peristiwa itu.

"Dugaan sementara mengarah pada korsleting saat pengisian daya telepon genggam. Kami masih melakukan pendalaman, namun masyarakat kami imbau lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah, terutama memastikan seluruh perangkat listrik dalam kondisi aman," kata Wiwin.

Setelah proses pemadaman selesai, Wiwin mengumpulkan warga Perumahan Graha Permata Alam. Ia mengingatkan warga agar mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan, meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan 3C, serta memanfaatkan layanan darurat Polri 110 apabila menghadapi keadaan darurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....