Tiga Menteri Tinjau KNMP Ekas, Pemerintah Perkuat Kesejahteraan Nelayan

  • 31 Jul 2026 19:22 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin didampingi Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya menerima kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan , Menteri Kelautan dan Perikanan , serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Ekas, Kecamatan Jerowaru. Jumat, 31 Juli 2026. Kunjungan tersebut menjadi wujud sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan sektor kelautan dan perikanan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Setibanya di lokasi, Menko Pangan bersama rombongan langsung menyapa para nelayan dan berdialog mengenai berbagai persoalan yang dihadapi dalam aktivitas melaut. Kunjungan kerja ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk mengangkat derajat petani, peternak, dan nelayan melalui program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Zulkifli Hasan menyoroti kondisi nelayan Ekas yang dinilai memiliki etos kerja tinggi, namun masih dihadapkan pada persoalan pemasaran hasil tangkapan. Menurutnya, keterbatasan sarana penyimpanan membuat nelayan terpaksa menjual ikan dengan harga murah agar tidak cepat rusak sehingga keuntungan lebih banyak dinikmati tengkulak.

“Kita ingin memutus pola lama ini. Nelayan kita harus senang, makmur, dan terhormat di negerinya sendiri. Jika pemerintah tidak hadir dan peduli, maka yang makmur justru nelayan asing, sementara kawasan pantai kita dikuasai mereka,” ujar Zulkifli Hasan.

Ia menegaskan pemerintah tidak ingin nelayan Indonesia terus berada pada posisi yang lemah dalam rantai perdagangan hasil laut. Karena itu, pemerintah akan membangun sistem yang memungkinkan hasil tangkapan nelayan memiliki nilai jual lebih tinggi sekaligus memperkuat daya saing perikanan nasional.

“Kalau ada pabrik es, cold storage, tempat lelang, BBM yang mudah, dan kapal yang memadai, nelayan tidak lagi bergantung kepada tengkulak. Mereka bisa menjual hasil tangkapannya dengan harga yang lebih baik,” katanya.

Sebagai langkah nyata, pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama kementerian terkait akan mengoperasikan Kampung Nelayan Merah Putih mulai Desember mendatang. Kawasan tersebut akan dilengkapi pabrik es, gudang beku (cold storage), tempat lelang ikan terintegrasi, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), bengkel kapal, tambatan perahu, kios, warung atau kafe, hingga area budidaya lele sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat pesisir.

Selain pembangunan berbagai fasilitas pendukung tersebut, pemerintah juga akan memberikan bantuan sebanyak 40 unit kapal bagi nelayan yang tergabung dalam KNMP. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing nelayan lokal, serta menciptakan sistem distribusi hasil tangkapan yang lebih efisien sehingga kesejahteraan nelayan di Ekas dan wilayah pesisir Lombok Timur dapat meningkat secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....