Kabel Telekomunikasi Akan Ditanam di Bawah Tanah, Ini Rencana Pemda KLU
- 31 Jul 2026 18:40 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara- Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menargetkan penerapan sistem kabel telekomunikasi bawah tanah sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi keberadaan kabel udara yang dinilai mengganggu estetika kawasan, khususnya di wilayah pariwisata.
Rencana tersebut tengah dipersiapkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lombok Utara bersamaan dengan penyusunan regulasi mengenai penataan jaringan telekomunikasi. Pemerintah menilai sistem kabel bawah tanah merupakan konsep yang lebih modern, aman, dan mampu meningkatkan kualitas tata ruang daerah.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lombok Utara, Hairul Anwar, mengatakan penerapan sistem tersebut masih membutuhkan kajian yang komprehensif, baik dari sisi regulasi, teknis pelaksanaan, maupun pembiayaan.
Menurutnya, beberapa wilayah di Kota Denpasar telah berhasil menerapkan sistem jaringan bawah tanah sehingga dapat dijadikan referensi bagi Lombok Utara.
"Harapan kami ke depan, apabila regulasinya sudah terbentuk, jaringan kabel bisa ditanam di bawah tanah. Beberapa kawasan di Kota Denpasar sudah menerapkannya dan hasilnya cukup baik. Kami berencana melakukan studi untuk mempelajari regulasi serta implementasinya," ujarnya, Kamis 30 Juli 2026.
Hairul menjelaskan, sebelum menuju sistem bawah tanah, pemerintah daerah akan lebih dahulu melakukan pembenahan terhadap jaringan kabel yang sudah terpasang melalui koordinasi dengan seluruh penyedia layanan internet.
Langkah tersebut dinilai penting agar proses penataan berjalan bertahap tanpa mengganggu layanan telekomunikasi yang selama ini dimanfaatkan masyarakat maupun pelaku usaha.
Selain memberikan kesan kota yang lebih rapi, sistem kabel bawah tanah juga dinilai memiliki sejumlah keuntungan, seperti mengurangi risiko kabel putus akibat cuaca ekstrem, meminimalkan potensi kecelakaan, serta menjaga keindahan kawasan wisata yang menjadi salah satu kekuatan utama Kabupaten Lombok Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....