Tempah Dedoro Tembus 1.220 Unit, Warga Mataram Makin Peduli Kelola Sampah

  • 31 Jul 2026 13:47 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Program tempah dedoro yang digagas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga akhir Juli 2026, jumlah fasilitas pengolahan sampah organik tersebut telah mencapai 1.220 unit yang tersebar di enam kecamatan serta sejumlah kantor dan instansi pemerintah. Peningkatan itu menjadi indikator semakin tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis sumber.

Kepala DLH Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi, mengatakan penyebaran tempah dedoro terbanyak berada di Kecamatan Cakranegara sebanyak 615 unit, disusul Sandubaya 169 unit, Ampenan 160 unit, Selaparang 127 unit, Mataram 54 unit, Sekarbela 47 unit, serta 48 unit di lingkungan kantor dan instansi pemerintah.

"Capaian 1.220 unit menunjukkan antusiasme masyarakat yang terus meningkat untuk mengolah sampah organik sejak dari rumah dan lingkungannya," ujarnya, Jumat 31 Juli 2026.

Program yang mulai dicanangkan pada Januari 2026 tersebut menggunakan buis beton dengan penutup dan lubang khusus sebagai tempat pembuangan sampah organik. Melalui metode sederhana ini, sampah organik dapat diolah langsung menjadi kompos sehingga tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan akhir.

"Kami menilai Inovasi tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Mataram dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan," kata Denny sapaan akrabnya.

Selain mengurangi volume sampah yang diangkut ke TPA, keberadaan tempah dedoro juga dinilai mampu menekan emisi gas rumah kaca, menghasilkan kompos berkualitas, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.

Program ini sekaligus mendukung target Kota Mataram sebagai kota rendah emisi melalui aksi nyata pengelolaan sampah dari sumbernya.Ia menegaskan DLH akan terus memperluas edukasi dan mendorong keterlibatan masyarakat agar jumlah tempah dedoro terus bertambah di seluruh wilayah Kota Mataram.

"Kami optimistis fasilitas tempah dedoro akan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengolah sampah dari sumbernya," jelasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....