Menteri Hukum Ajak Mahasiswa Perkuat Kolaborasi Bangun Indonesia

  • 30 Jul 2026 15:46 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara – Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Agtas membuka Kongres XIII Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI) di Kabupaten Lombok Utara, Kamis 30 Juli 2026. Forum bertema "Bakti HIKMAHBUDHI untuk Ibu Pertiwi" itu menjadi momentum penguatan peran mahasiswa dalam pembangunan bangsa melalui kolaborasi, kepemimpinan, dan kewirausahaan.

Pembukaan kongres dihadiri Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Anggota DPR RI Daniel Johan, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, Staf Khusus Menteri Hukum RI, Wakapolda NTB, Wakil Bupati Lombok Utara, Ketua DPRD Lombok Utara, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTB I Gusti Putu Milawati, serta sejumlah pimpinan organisasi keagamaan Buddha.

Ketua Umum PP HIKMAHBUDHI, Candra Aditiya Nugraha, mengatakan kongres merupakan forum tertinggi organisasi yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia untuk menentukan arah kepemimpinan dan kaderisasi organisasi ke depan.

Menurutnya, tema kongres mencerminkan komitmen HIKMAHBUDHI untuk terus menjadi ruang pengabdian generasi muda Buddhis dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, sosial, politik, hingga pelayanan kepada masyarakat.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal berharap kongres mampu melahirkan arah kebijakan organisasi yang jelas dalam mendukung pembangunan nasional.

"Saya berharap kongres ini dapat membuat roadmap, apa bentuk pengabdian Hikmahbudhi untuk republik ini. Dan bagaimana membangun Indonesia bersama," ujarnya.

Dalam sambutannya, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengajak mahasiswa memperkuat kolaborasi lintas organisasi sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama dalam mengatasi persoalan kesenjangan ekonomi.

Ia menilai mahasiswa tidak cukup hanya aktif di organisasi, tetapi juga harus membangun jejaring dan bekerja sama dalam menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan bangsa.

Selain itu, Supratman mendorong mahasiswa terus meningkatkan kapasitas akademik sekaligus mengembangkan jiwa kewirausahaan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

"Kejarlah ilmu setinggi-tingginya, tetapi entrepreneurship harus menjadi bagian dari kehidupan kita. Negara-negara maju pun mulai kembali memperkuat sektor pertanian. Karena itu, mari kita dukung pembangunan pertanian sebagai upaya menjaga ketahanan pangan bangsa," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTB I Gusti Putu Milawati menilai Kongres XIII HIKMAHBUDHI menjadi momentum strategis memperkuat sinergi pemerintah dengan generasi muda dalam membangun budaya hukum yang menjunjung toleransi, persatuan, dan semangat kebangsaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....