Jalan Kediri-Kuripan Kian Mulus setelah Dipoles TRC Infrastruktur NTB
- 26 Jul 2026 19:54 WIB
- Mataram
Poin Utama
- TRC Infrastruktur NTB mulai memperbaiki ruas Jalan Kediri–Kuripan di Lombok Barat melalui pemeliharaan rutin dengan anggaran Rp700 juta, meliputi penutupan lubang, overlay, serta perbaikan bahu jalan dan drainase.
- Pemprov NTB menargetkan TRC mampu merespons setiap laporan kerusakan jalan dalam waktu 24 jam, sementara warga menyambut baik perbaikan karena diharapkan meningkatkan keselamatan dan kelancaran mobilitas.
RRI.CO.ID, Lomok Barat – Tim Reaksi Cepat (TRC) Infrastruktur Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai menangani kerusakan ruas jalan penghubung Desa Kediri–Desa Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Perbaikan dilakukan melalui skema pemeliharaan rutin dengan anggaran sebesar Rp700 juta.
Ruas jalan sepanjang sekitar 5,6 kilometer itu menjadi salah satu lokasi pertama yang ditangani setelah Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal meluncurkan TRC Infrastruktur pada 21 Juli 2026.
Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Pulau Lombok Dinas PUPRPKP NTB, Kusnadi, mengatakan pekerjaan dimulai sejak 24 Juli 2026. Tahap awal diawali dengan penutupan lubang jalan, kemudian dilanjutkan pelapisan ulang (overlay) pada titik-titik yang mengalami kerusakan permukaan.
"Hari ini kita melakukan overlay jalan. Jadi pada tempat-tempat yang permukaannya agak kasar kita lapis. Kita tidak menangani menyeluruh, tetapi secara sporadis pada titik-titik yang kondisinya rusak," kata Kusnadi saat ditemui di lokasi pekerjaan, Minggu, 26 Juli 2026.
Menurut Kusnadi, penanganan tidak dilakukan secara menyeluruh karena bersifat pemeliharaan rutin. Fokus pekerjaan diarahkan pada bagian jalan yang mengalami kerusakan dan berpotensi membahayakan pengguna.
Dari total panjang ruas 5,6 kilometer, pekerjaan pengaspalan efektif dilakukan sekitar lima kilometer. Selain itu, petugas juga memperbaiki bahu jalan serta membersihkan saluran drainase di sepanjang ruas tersebut.
"Untuk efektif penanganan aspalnya sekitar lima kilometer, sedangkan bahu jalan dan saluran kita tangani sepanjang ruas 5,6 kilometer," ujarnya.
Sebelum diperbaiki, kondisi jalan dipenuhi lubang di sejumlah titik. Setelah lubang ditutup, pekerjaan dilanjutkan dengan pelapisan ulang pada permukaan jalan yang mulai kasar agar kembali nyaman dilalui.
| Baca juga: Akses Jalan Kabupaten Banyak yang Rusak |
Kusnadi mengatakan anggaran pemeliharaan rutin yang dialokasikan untuk ruas Kuripan–Kediri sebesar Rp700 juta. Karena keterbatasan anggaran, penanganan diprioritaskan pada titik-titik yang membutuhkan perbaikan paling mendesak.
"Anggaran yang tersedia Rp700 juta. Jadi kita sesuaikan dengan kondisi lapangan. Kita tidak bisa menangani menyeluruh karena ini memang pemeliharaan rutin," katanya.
Ia menambahkan, perbaikan ruas tersebut merupakan tindak lanjut atas usulan masyarakat yang kemudian masuk dalam daftar prioritas Pemerintah Provinsi NTB.
Ke depan, TRC Infrastruktur ditargetkan mampu merespons setiap laporan kerusakan jalan dari masyarakat dalam waktu maksimal 24 jam. Setelah menerima laporan, tim akan melakukan verifikasi di lapangan untuk menentukan jenis penanganan yang diperlukan.
"Apapun masukan dari masyarakat, dalam waktu 24 jam kami akan merespons dan melakukan verifikasi di lapangan untuk menentukan langkah penanganannya. Kalau kerusakannya ringan bisa langsung kami tangani," ujar Kusnadi.
Ia memastikan seluruh material yang digunakan telah melalui pengujian laboratorium sehingga memenuhi standar kualitas. Meski berupa pelapisan tipis, metode tersebut diharapkan dapat memperpanjang umur layanan jalan sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna.
Sementara itu, warga Dusun Tua Pelet, Desa Kuripan, Isroq, menyambut baik dimulainya perbaikan jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. "Alhamdulillah masyarakat merasa senang. Jalan ini sudah lama belum pernah disentuh. Mudah-mudahan dengan perbaikan ini bisa mengurangi kecelakaan," katanya.
Menurut Isroq, ruas Kuripan–Kediri merupakan jalur alternatif yang cukup padat dilalui warga. Perbaikan jalan diyakini akan memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
"Ini jalan alternatif menuju Kediri. Dengan diperbaiki, transportasi masyarakat menjadi lebih lancar," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....