Gubernur NTB: Pesantren Benteng Pembentuk Generasi Berilmu dan Berintegritas

  • 25 Jul 2026 20:37 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan pondok pesantren tetap menjadi benteng utama dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berintegritas di tengah arus modernisasi.
  • Pemprov NTB juga menyiapkan program strategis peningkatan kualitas SDM melalui pembangunan Sekolah Garuda Unggul, Sekolah Rakyat, serta penguatan infrastruktur di Lombok Timur.

RRI.CO.ID, Lombok Timur – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menegaskan pondok pesantren tetap menjadi benteng utama dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan berintegritas di tengah derasnya arus modernisasi. Menurutnya, pesantren tidak hanya melahirkan sumber daya manusia yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kepedulian sosial.

"Orang tua yang mempercayakan anaknya belajar di pesantren sejatinya sedang menyiapkan generasi yang memiliki bekal untuk kehidupan dunia dan akhirat," kata Iqbal saat menghadiri Haul ke-39 Al-Maghfurlah sekaligus Hari Lahir Yayasan Pondok Pesantren Al-Ijtihad Al-Mahsuni di Desa Danger, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu 25 Juli 2026.

Iqbal mengatakan sejarah Indonesia membuktikan kaum santri memiliki kontribusi besar dalam perjuangan kemerdekaan hingga pembangunan bangsa. Karena itu, keberadaan pesantren dinilai tetap relevan sebagai pusat pembentukan karakter di tengah perkembangan teknologi dan perubahan zaman.

Ia juga berpesan kepada para santri agar tetap fokus menjalani pendidikan dan tidak mudah tergoda kepentingan dunia. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga keikhlasan, integritas, dan orientasi hidup untuk mengabdi kepada Allah SWT.

Dalam kesempatan itu, Iqbal mengingatkan pentingnya berbakti kepada orang tua, terutama ibu. "Restu dan doa ibu merupakan salah satu kunci yang membuka jalan keberhasilan seseorang," ujarnya.

Selain menyampaikan pesan keagamaan, Gubernur memaparkan sejumlah program peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sedang disiapkan Pemerintah Provinsi NTB bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Salah satunya pembangunan Sekolah Garuda Unggul, sekolah berasrama yang diproyeksikan menjadi tempat pendidikan bagi putra-putri terbaik NTB.

Pemprov NTB juga akan mengalihfungsikan aset pemerintah di Kecamatan Sakra menjadi Sekolah Rakyat yang mampu menampung sekitar 2.000 siswa dari keluarga kurang mampu. Program tersebut turut memberikan akses pendidikan bagi anak-anak pekerja migran Indonesia (PMI) dengan seluruh biaya pendidikan ditanggung negara.

Di sektor infrastruktur, Iqbal mengungkapkan rencana pembangunan ruas jalan strategis di Lombok Timur yang tidak hanya mendukung konektivitas, tetapi juga dirancang mencerminkan identitas budaya lokal, nilai-nilai keislaman, serta menghadirkan kawasan yang lebih nyaman dan religius.

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin mengatakan pemerintah daerah akan terus mendukung pengembangan pondok pesantren sebagai mitra strategis dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas. Ia juga menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan Sekolah Garuda Unggul di Lombok Timur.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Ijtihad Al-Mahsuni, TGH. Ahmad Subki Hulaimi, mengatakan peringatan Haul ke-39 dan hari lahir yayasan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen meningkatkan mutu pendidikan sekaligus melanjutkan cita-cita para pendiri pesantren dalam mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan mengabdi kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....