KDKMP Disebut Jadi Penguat, Bukan Pesaing Koperasi Konvensional

  • 25 Jul 2026 11:09 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram-Pemerintah Kota Mataram menegaskan kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dirancang sebagai penggerak baru ekonomi kerakyatan yang memperkuat ekosistem usaha, bukan menjadi pesaing bagi koperasi konvensional, warung milik warga, maupun ritel modern. Penegasan tersebut disampaikan untuk merespons kekhawatiran sebagian pihak terhadap dampak pembentukan KDKMP.

Sekretaris Daerah Kota Mataram, H. Lalu Alwan Basri, mengatakan pemerintah telah melakukan kajian dan perhitungan secara matang sebelum membentuk KDKMP. Menurutnya, setiap jenis usaha telah memiliki segmen pasar dan peran masing-masing sehingga keberadaan koperasi baru tidak akan mengganggu aktivitas pelaku usaha yang telah lebih dulu beroperasi.

"Kehadiran KDKMP jangan dianggap sebagai penghambat karena semua sudah ada pangsa masing-masing. Jadi tidak perlu khawatir," katanya, Sabtu 25 Juli 2026.

Alwan menjelaskan, fungsi utama KDKMP adalah memperkuat rantai ekonomi masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pelaku usaha yang sudah ada. KDKMP diproyeksikan menjadi simpul distribusi, pemberdayaan, dan pengembangan ekonomi lokal sehingga mampu menciptakan sinergi yang saling menguntungkan, bukan persaingan yang melemahkan koperasi konvensional.

"Semua sudah di perhitungkan jadi semua koperasi baik konvensional maupun KDKMP memiliki mekanisme kerja sendiri," katanya.

Ia menambahkan, keberadaan KDKMP justru diharapkan mampu menghidupkan kembali koperasi-koperasi konvensional yang mengalami penurunan kinerja. Dengan membangun jejaring usaha dan kemitraan yang lebih luas, koperasi yang sebelumnya kurang aktif memiliki peluang untuk berkembang kembali dan meningkatkan daya saingnya.

"Yang pasti bahwa keberadaan koperasi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," kata Alwan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....