Ahli Waris Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Dasan Agung Terima Santunan
- 21 Jul 2026 19:07 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja melalui sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan yang dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada ahli waris peserta di Kelurahan Dasan Agung, Kota Mataram, Jumat 17 Juli 2026.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya pekerja sektor informal, mengenai pentingnya kepesertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Selain memberikan edukasi, kegiatan itu juga menjadi bentuk nyata perlindungan negara bagi pekerja dan keluarganya saat menghadapi risiko sosial ekonomi.
Dalam kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan manfaat Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Hari Tua (JHT) kepada ahli waris almarhum Suherman, seorang pekerja sektor informal yang berprofesi sebagai tukang bangunan sekaligus pengemudi ojek. Total manfaat yang diterima mencapai Rp42.142.172.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang NTB, Nasrullah Umar, mengatakan setiap pekerja memiliki hak yang sama untuk memperoleh perlindungan atas risiko yang dapat terjadi selama bekerja maupun risiko meninggal dunia. Karena itu, pihaknya terus memperluas cakupan kepesertaan, terutama bagi pekerja bukan penerima upah (BPU) atau sektor informal.
"BPJS Ketenagakerjaan hadir sebagai wujud perlindungan negara bagi seluruh pekerja Indonesia. Melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan, kami ingin memastikan bahwa setiap pekerja dapat bekerja dengan lebih tenang karena memiliki perlindungan terhadap berbagai risiko. Penyerahan santunan hari ini menjadi bukti bahwa manfaat BPJS Ketenagakerjaan benar-benar dirasakan oleh peserta dan keluarganya ketika risiko terjadi," ujar Nasrullah Umar.
Ia mengajak seluruh pekerja sektor informal, seperti tukang bangunan, pengemudi ojek, pedagang, petani, nelayan, hingga pekerja mandiri lainnya, untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, dengan iuran yang terjangkau, para pekerja dapat memperoleh perlindungan yang mampu menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga ketika terjadi musibah.
Nasrullah menambahkan, keberhasilan memperluas perlindungan jaminan sosial tidak dapat dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan sendiri. Dukungan pemerintah daerah, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi faktor penting agar semakin banyak pekerja di NTB terlindungi dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Melalui sosialisasi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial terus meningkat. Dengan semakin luasnya kepesertaan, para pekerja diharapkan dapat bekerja dengan lebih aman dan tenang, sekaligus memberikan kepastian perlindungan bagi keluarga apabila terjadi risiko.
BPJS Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya melalui semangat "Kerja Keras Bebas Cemas", sebagai upaya menghadirkan perlindungan dan kepastian bagi seluruh pekerja Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....